Artis remaja dan Hafidz Quran, Syakir Daulay asal Bireun Aceh turut meriahkan acara Pameran Buku Islam Indonesia (UI IBF) di Balairung Univeritas Indonesa, Jawa barat pada 27 Desember 2017. (MA/Dini)

Majalahayah.com , Depok – Artis remaja dan Hafidz Quran, Syakir Daulay asal Bireun Aceh turut meriahkan acara Pameran Buku Islam Indonesia (UI IBF) di Balairung Univeritas Indonesa, Jawa barat pada 27 Desember 2017.

Menggeluti Pondok Pesantren Darul Quran adalah Ponpes Ustad Yusuf Masyur di Tanggerang, menjadikan Syakir Daulay mampu memanfaatkan potensi sebagai umat beragama. Tak hanya hafal ayat Al-Quran, aktris remaja kelahiran 2002 ini mampu memahami makna kandungan dalam Al-Quran.

Kemampuan yang berkualitas menajdikan Syakir Daulay mampu berdakwah dari berbagai aspek, sehingga dalam kegiatan UI IBF, laki-laki cilik ini bisa membawakan materi seminar bertajuk ‘Tauhid dan Ilmu Pengetahuan Seperti Pondasi Utama Beragama’.

Dalam penyampaiannya prihal ilmu pengetahuan, Syakir Daulay menceritakan sedikit pengalaman dari sebuah keluarga kecil dan sederhana “Dulu, saat habis sholat magrib, selalu membuat narasi bersama keluarga untuk membaca Al-Quran, satu anak satu ayat,” tuturnya.

Hal tersebut menjadi rutinitas disetiap hal, Syakir selesai ceritanya “Suatu hari sekitar satu tahun kita membaca Al-Quran bersama keluarga, ada dimana saat Syakir mencoba menirukan seperti apa yang ayah praktekan, disaat itu juga ayah Syakir merasa kaget dan hal itu menjadi awal ayat ayah Syakir bertekad membawa Syakir ke Jakarta untuk bergabung di Pondok Pesantren Darul Quran, “

Kehidupan dengan keterbatasan materi untuk sampai ke Jakarta tidak membuat Syakir berputus asa. Syakir Daulay, nama yang diperoleh dari Serambi Mekkah, meyampaikan pesan “Ketika kita berkorban untuk Allah, Allah akan lebih berkorban untuk kita, dan jika hidup kita jauh dari Al-Quran, maka Allahpun akan jauh dari kita, hidup akan merasa susah, gelisah dan tak terarah, “paparnya.

Anak terakhir dari tiga bersaudara terima agar kita harus selalu bersyukur kepada Allah apapun keadaanya, beryukur bukan hanya hal materi saja, kita bernafaspun harus disyukuri. Berapa mahal jika kita kedokter karena gangguan pernafasan.

Menirukan gaya ceramah Ustad Yusuf Masyur menjadi ketertarikan tersendiri para peserta, Syakir menambahkan bahwa “Allah itu baik banget sama kita, kadang kita sering melakukan tindakan maksiat saja Allah masih memberikan kenikmatan kepada kita, demikian kesalahan kita sama-sama itu tak bertambah, kalau saja Allah ingin langsung memberikan azab ke kita bisa saja, namun allah maha penyayang kepada umatnya, “tuturnya.

Akhir penyampaiannya, Syakir mengatakan bahwa “Allah itu ingin agar kita menjadi lebih baik, oleh karena itu Allah izinkan kita untuk mendengar nasehat-nasehat agar menjadi lebih baik, melihat yang baik-baik sehingga bisa mengucapkan hal-hal yang baik,” pungkasnya.