Julian Assange. Sumber: youtube.com

Majalahayah.com – Berlin, Pendiri WikiLeaks Julian Assange mengatakan pada hari Selasa. Kelompok itu akan menerbitkan sekitar satu juta dokumen yang terkait dengan pemilu AS dan tiga pemerintah dalam beberapa pekan mendatang. Tapi Assange sendiri membantah rilis itu ditujukan untuk merusak Hillary Clinton.

“Materi yang WikiLeaks akan terbitkan sebelum akhir tahun ini dari kejadian yang sangat signifikan dalam arah yang berbeda, yang mempengaruhi tiga organisasi yang kuat di tiga negara yang berbeda serta proses pemilu AS,” katanya melalui link video pada sebuah acara yang menandai ulang tahun ke-10 kelompok tersebut.

Dikutip dari Reuters, Assange sendiri yang berbicara melalui link video, mengatakan dokumen akan dirilis sebelum akhir tahun ini, dimulai dengan batch awal pada minggu mendatang. Assange (45) yang berada di kedutaan Ekuador di London di mana ia mencari perlindungan. Mengatakan materi pemilu adalah “signifikan” dan akan keluar sebelum pemilihan presiden 8 November AS.

Dia mengkritik Clinton, calon presiden dari Partai Demokrat, karena mengutuk kerja kelompok WikiLeaks-nya setelah serentetan rilis yang berhubungan dengan Komite Nasional Demokrat, sebelum konvensi politik Demokrat musim panas ini. Dirinya juga membantah rilis dokumen yang berhubungan dengan pemilu AS secara khusus ditujukan untuk merusak Clinton. 

“Telah ada keliru mengutip dari saya dan publikasi Wikileaks (menunjukkan) kami bermaksud untuk menyakiti Hillary Clinton atau saya berniat untuk menyakiti Hillary Clinton atau bahwa saya tidak suka Hillary Clinton. Semua orang yang salah,” katanya.

Dia mengatakan materi akan fokus pada perang, senjata, minyak, pengawasan massa, raksasa teknologi Google dan pemilihan AS, tapi menolak untuk memberikan rincian apapun.