Majalahayah.com, Jakarta – Wabah Pneumonia Wuhan yang disebabkan virus korona baru belum juga dapat ditangani. Kasus demi kasus semakin bermunculan dan kini diketahui bahwa penyakit ini menular antar-manusia.

WHO menyatakan bahwa virus korona yang menyebabkan Pneumonia Wuhan bisa menyebar dari manusia ke manusia. Sejauh ini, sumber virus korona diduga berasal dari hewan laut yang ada di Pasar Huanan, Wuhan, yang menjadi lokasi pertama virus ini terdeteksi.

Sampai sekarang, orang yang terinfeksi pneumonia Wuhan sudah mencapai 200 orang, padahal di awal kasus hanya ada 59 orang saja. Penyakit yang diduga berasal dari virus korona ini sudah ditemukan di ibukota China dan negara Asia lainnya, sebut saja Singapura, Jepang, dan Thailand.

Terkait dengan jumlah kematian akibat virus korona, data NBC News mencatat bahwa sampai sekarang sudah ada tiga orang yang meninggal dunia. Pihak berwenang di Wuhan, China, mengatakan 136 kasus baru telah dikonfirmasi terjadi di China tengah.

Sampai Senin (20/1/2020), ada 198 pasien yang terinfeksi di Wuhan. Sedangkan, jika ditotal dengan jumlah orang yang terinfeksi di negara lain, jumlahnya dipastikan lebih dari 200 orang.

Lebih lanjut, para ahli menyatakan bahwa lonjakan kasus baru ini sebagian besar disebabkan oleh lebih banyak pengujian yang dilakukan, bukan karena penyebaran virus yang cepat. Wabah ini menjadi ‘besar’ karena bertepatan dengan salah satu momen paling ramai di China, Tahun Baru Imlek.

Di China sendiri, virus Pneumonia Wuhan sudah menginfeksi ke luar batas Wuhan dengan data; lima orang di Beijing, satu di Shanghai, dan 14 orang lainnya di Guangdong. Thailand dan Jepang pun menyatakan bahwa ada tiga kasus warga negaranya terinfeksi Pneumonia Wuhan, yang mana mereka terserang setelah berkunjung ke China.

Sementara itu, Korea Selatan melaporkan kasus pertamanya. Namun, bukan warga asli Korea yang terinfeksi, melainkan warga negara China, beralamat di Wuhan, yang dinyatakan positif menderita penyakit misterius ini. Ia terdeteksi di bandara di Seoul.

Menyikapi kasus ini, Presiden China Xi Jinping menyatakan bahwa penting untuk mengambil sikap untuk memerangi virus korona penyebab Pneumonia Wuhan.

“Komite partai, pemerintah, dan departemen terkait di semua tingkatan harus mengutamakan kehidupan dan kesehatan masyarakat,” kata Presiden China melalui berita lokal.