Majalahayah.com, Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengubah sarannya terkait masker, mengatakan masker harus dipakai di tempat umum untuk membantu menghentikan penyebaran virus corona, dikutip BBC Indonesia.

Badan kesehatan global itu mengatakan informasi baru menunjukkan bahwa masker dapat memberikan penghalang bagi droplet yang berpotensi menular.

Beberapa negara di dunia sudah merekomendasikan atau memerintahkan pemakaian masker di depan umum.

WHO sebelumnya berpendapat tidak ada cukup bukti untuk mengatakan bahwa orang sehat harus memakai masker.

Dr Maria Van Kerkhove, pakar utama teknis WHO pada Covid-19, mengatakan rekomendasinya bagi orang-orang untuk mengenakan masker kain yaitu masker non-medis.

Organisasi selalu menyarankan bahwa masker wajah medis harus dipakai oleh orang yang sakit dan mereka yang merawatnya.

Secara global, ada 6,7 juta kasus virus Corona yang dikonfirmasi dan hampir 400.000 kematian sejak wabah itu di mulai pada akhir tahun lalu, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.

WHO mengatakan pedoman baru telah diminta oleh studi selama beberapa minggu terakhir.

“Kami menyarankan pemerintah untuk mendorong agar masyarakat umum memakai masker,” kata Dr. Van Kerkhove seperti dilansir dari BBC, Sabtu (6/6/2020).

Pada saat yang sama, WHO juga menekankan bahwa masker wajah hanyalah salah satu dari serangkaian alat yang dapat digunakan untuk mengurangi risiko penularan dan bahwa mereka tidak boleh memberi orang rasa perlindungan yang salah.

“Masker sendiri tidak akan melindungi Anda dari Covid-19,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.