Home Kesehatan Waspadai Penyebab Atrofi Cerebri, Pengecilan Jaringan Otak

Waspadai Penyebab Atrofi Cerebri, Pengecilan Jaringan Otak

3621
Ilustrasi penampang otak pada x-ray mengenai Atrofi Cerebri. Sumber www.solusiherbalterbaik.com

Majalahayah.com, Jakarta – ternyata, proses penuaan tubuh dapat membuat volume otak mengecil karena sebagian selnya perlahan-lahan akan mulai mengalami kerusakan kemudian sel sel tersebut akan mati.

Beberapa kebiasaan buruk bisa membuat proses tersebut terjadi semakin cepat. Sehingga penyusutan jaringan otak bisa terjadi saat anda masih muda.

Hal-hal sepele yang sering anda abaikan seperti misalnya tidak sarapan rupanya sangat berpengaruh terhadap fungsi sel-sel otak tersebut. Begitu juga dengan kebiasaan-kebiasaan buruk lain yang jarang diperhatikan. Dikutip dari Healthmad, berikut kebiasaan buruk yang menjadi penyebab penyusutan sel otak atau Atrofi Cerebri;

  1. Melewatkan Sarapan
Ilustrasi jam makan pagi atau sarapan.
Ilustrasi jam makan pagi atau sarapan. Sumber www.lagizi.com

Sarapan di pagi hari penting untuk menjaga kadar gula darah, yang diperlukan bagi otak untuk berfungsi dengan baik. kadar gula yang terlalu rendah bisa membuat otak kurang nutrisi kemudian secara bertahap volume yang akan menyusut.

  1. Galak
Ilustrasi galak. Sumber www.bimbimblitar.wordpress.com

Emosi meledak karena terlalu mudah bereaksi bisa membuat pembuluh darah dari pengerasan. Jika hal itu terjadi di pengerasan pembuluh darah otak, kemampuan akan menurun dan akhirnya ukuran otak juga lebih kecil.

  1. Merokok
Ilustrasi merokok. Sumber www.dutaislam.com

Beberapa jenis penyakit degeneratif atau penyakit yang disebabkan oleh proses penuaan bisa dipercepat oleh racun dalam asap rokok. Alzheimer atau salah satu jenis demensia adalah salah satunya.

  1. Terlalu Banyak Gula
Ilustrasi kebanyakan gula. Sumber www.madina.go.id

Otak dapat mengecil karena kekurangan gula saat ini tidak sarapan. Sebaliknya, terlalu banyak gula dalam darah juga mempengaruhi penyerapan protein sehingga pertumbuhan otak tersumbat.

  1. Pencemaran Udara
Ilustrasi pencemaran/polusi udara. Sumber www.sidomi.com

Untuk bisa bekerja secara optimal, otak perlu pasokan oksigen yang cukup dari menghirup udara. Polusi udara, terutama gas karbon monoksida bisa membajak fungsi sel-sel darah merah untuk mendistribusikan oksigen, sehingga gangguan fungsi otak.

  1. Kurang Tidur
Ilustrasi kurang tidur. Sumber www.kompasiana.com

Otak juga butuh istirahat, karena itu adalah kualitas tidur benar-benar mempengaruhi fungsi otak. Kurang tidur bisa membuat sel-sel otak lebih cepat rusak.

  1. Tidur Dengan Kepala Tertutup Bantal
Ilustrasi tidur ditutup dengan bantal. Sumber www.detikforum.com

Tutup kepala dengan bantal saat tidur berarti menghalangi pertukaran udara, sehingga gas buang karbon dioksida terhirup kembali ke paru-paru. Ruang untuk mengakomodasi oksigen akhirnya berkurang, sehingga tidak dapat didistribusikan dengan sampai ke otak.

  1. Berpikir keras saat Anda tidak sehat
Ilustrasi berpikir keras saat kurang sehat. Sumber Sutterstock

Selain itu selama tidur, otak juga perlu beristirahat ketika tubuh sakit. Memaksa diri Anda untuk berpikir keras saat sakit akan membuat otak bekerja lebih efisien dan pada akhirnya tidak cepat rusak.

  1. Jarang Berbicara
Ilustrasi jarang bicara. Sumber www.klimng.com

Percakapan cerdas dan berat perkembangan otak sangat membantu. Jika jarang digunakan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran, otak akan tumpul dan sel-sel di dalamnya tidak berkembang.

  1. Kurang dirangsang

Seperti kata pepatah, otak adalah seperti pisau yang perlu diasah terus-menerus agar tidak tumpul. Membaca buku dan belajar hal-hal baru adalah beberapa contoh rangsangan untuk menjaga otak tajam, sehingga lebih tahan lama untuk orang tua.

Hal-hal tersebut adalah penyebab penyusutan otak yang sering terjadi diusia muda. Bagi anda yang tidak ingin mengalaminya, mulailah meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk diatas.