Marc Marquez dan Dani pedrosa. Foto : auto.ndtv.com

Majalahayah.com, Jakarta – Halo sobat ayah, Pasca Moto GP musim 2020 seri pembuka Losail, Qatar resmi dibatalkan akibat wabah virus Corona, kini seri kedua yang rencana digelar di sirkuit Chang, Thailand juga menjadi korban.

Pasalnya, virus Corona yang mulai menyebar dalam beberapa bulan terakhir ini berdampak serius terhadap dunia balap motor paling bergengsi Moto GP karena penyebaran virus ini cukup cepat dari mulai benua Asia, Eropa, hingga Amerika.

Jelas hal ini membuat semua orang khawatir, tak terkecuali para pelaku industri Moto GP disetiap pekan.
Awalnya semua akan dimulai sesuai rencana dimana Seri pembuka Losail, Qatar berlangsung akhir pekan ini setelah seluruh rider melewati Test pra musim yang baru saja dirampungkan pekan lalu disirkuit Losail.

Namun jarak selama dua pekan dari seri pembuka dimanfaatkan rider dan crew untuk kembali kenegara Asalnya guna beristirahat sejenak maupun berlatih agar fit ketika seri pembuka benar benar berlangsung .

Namun semuanya sirna akibat negara Qatar mulai membatasi wisatawan yang masuk, bahkan mereka mewanti-wanti semua turis berkewarganegaraan Italia dan Jepang. Karena menurut data terakhir, dua negara tersebut menempati lima teratas kasus virus Corona.

Sedangkan dua negara tersebut mayoritas identik dengan MotoGP baik dari Pabrikan, Rider dan orang orang penting lainnya. Pihak Qatar menerapkan aturan ketat dimana setiap turis yang masuk khusnya dari Negara Italia langsung diamankan dan di karantina selama kurang lebih 14 hari.

Hal ini jelas menjadi pertimbangan matang dari pihak penyelenggara MotoGP sehingga diputuskan tidak akan melanjutkan seluruh kegiatan apapun di Losail, Qatar untuk kelas MotoGP. Tetapi untungnya kelas Moto3 dan Moto2 yang lebih dulu tiba untuk menjalani test Pra – musim terakhir di sirkuit Losail dipastikan aman, dan dua kelas tersebut masih memungkinkan untuk menggelar balapan diakhir pekan ini. Namun hal itu belum cukup.

Pasalnya Virus Corona juga memaksa seri kedua yakni Chang, Thailand yang harusnya berlangsung 20 hingga 22 Maret mendatang dibatalkan. Konfirmasi ini datang langsung dari Wakil Perdana Menteri dan Menteri Kesehatan Negara Thailand Anutin Charnvirakul yang menyampaikan bahwa Grand Prix Chang ditunda hingga waktu yang tidak ditetapkan hingga kasus Corona mereda.

“Kita perlu menunda Grand Prix Thailand yang dijadwalkan akhir Maret untuk jangka waktu tidak ditetapkan, sejak virus Covid-19 dinyatakan sebagai penyakit menular dan berbahaya yang telah mengirim dampak di seluruh dunia. Ini mencerminkan keseriusan pemerintah Thailand dalam menangani masalah ini dan Perdana menteri telah diberitahu tentang masalah ini,” ujar Anutin melalui rilisan Bangkok Post.

Pekan lalu, panitia penyelenggara Grand Prix Thailand mengadakan konferensi pers untuk mengonfirmasi bahwa event MotoGP akan diadakan sesuai jadwal dari Dorna namun dengan pembatalan Seri pembuka Losail membuat pihak Penyelenggara berfikir ulang sehingga memutuskan untuk menunda Grand Prix Chang sampai kasus Corona benar benar aman.