Majalahayah.com, Jakarta – Sebuah produk pintar baru saja rilis dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam memperkenalkan ilmu agama kepada anak.

Inilah My Salah Mat, sebuah sajadah interaktif untuk mengedukasi anak-anak muslim mengenai tata cara sholat yang benar. Sajadah berteknologi canggih tersebut kini telah dijual secara luas yang beredar di lebih dari 20 negara di dunia.

Adalah Kamal Ali, seorang pria berketurunan Bangladesh-Inggris yang menciptakan inovasi ini. Ia adalah seorang guru sekolah menengah sekaligus desainer produk, dan telah menggunakan keterampilan profesionalnya untuk merancang dan mengembangkan My Salah Mat hingga akhirnya produk ini resmi diluncurkan.

My Salah Mat adalah cara baru yang unik untuk mengajarkan anak-anak mengenai tata cara sholat, termasuk bagaimana posisi tubuh yang benar saat mendirikan sholat, serta apa yang harus dibaca pada tiap gerakannya dengan tujuan membimbing melalui penggunaan format yang mudah dimengerti oleh anak-anak.

Produk ini menjadi media yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus mempermudah para orangtua dalam mengajarkan mereka. Kefasihan anak masa kini yang mayoritas sangat berdampingan dengan teknologi menjadikan My Salah Mat begitu menarik dan kian populer.

Mengutip laman The Islamic Information, Selasa (7/7/2020), My Salah Mat sejauh ini telah banyak menuai respons positif yang datang dari para orangtua di berbagai belahan dunia.

Mulai dari Eropa, Timur Tengah hingga Afrika Utara, ulasan positif ini yang juga menjadi penyebab utama mengapa My Salah Mat menjadi semakin viral di dunia maya.

Beberapa potret bahkan menunjukkan betapa antusiasnya anak-anak ketika menggunakan My Salah Mat ini. Hal ini memungkinkan mereka untuk semangat melakukan kebiasaan beribadah sambil meniru para orangtua mereka dan terus mendorong semangat belajarnya.

Bahkan, tak sedikit dari orang-orang yang menyatakan bahwa mereka juga dengan senang hati dan berkeinginan untuk membelikan My Salah Mat setelah mereka tumbuh dewasa.

Iklan tentang sajadah interaktif ini telah tersebar luas di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, TikTok, Instagram dan Twitter. Banyak yang berkomentar akan kemudahan produk ini dalam memberikan suasana ajar yang lebih asyik bagi orang tua dan anak-anak.

Di antaranya ialah yang terdapat di Twitter, dari para muslim asal Aljazair, Maroko, dan Prancis yang mengungkapkan kekaguman mereka terhadap My Salah Mat dan menyebutkan sebagai produk yang luas biasa.

My Salah Mat adalah sebuah ide revolusioner, dengan keberhasilannya membuat terobosan baru pada generasi masa kini yang begitu lekat dengan teknologi. Kamal berharap agar manfaat dari My Salah Mat ini dapat tersebar seluas dan sejauh mungkin.

Sajadah ini diharapkan terus menjadi media yang menyenangkan dan memudahkan untuk belajar, serta mendorong keinginan pada anak untuk tak henti melaksanakan sholat.

“Reaksi yang diberikan dari para komunitas muslim telah melampaui ekspektasi saya. Banyak orangtua yang telah mengirimi saya pesan berisikan pujian dan ucapan terima kasih karena telah menciptakan My Salah Mat. Dukungan dari para pelanggan My Salah Mat ini yang selanjutnya akan mendorong dan memotivasi saya untuk terus mengembangkan bisnis ke depannya,” paparnya.

Produk ini terus mengalami perkembangan dan sedang ditargetkan untuk disebarkan melalui agen-agen di seluruh negara di dunia. Meski tidak sedikit tantangan yang dihadapi selama perjalanan bisnis ini, My Salah Mat akan dipastikan akan memenuhi tuntutan komunitas muslim.