Soratnik dan Nerehta, Sputnik melaporkan bahwa senjata tersebut telah dirancang sebagai senjata kamikaze. (Foto: Daily Mail)

Majalahayah.com, Rusia kembali muncul dengan berbagai temuan teknologi barunya, Tank Robot, sebuah tank tanpa awak baru-baru ini yang membuka jalan bagi Vladimir Putin memperluas pasukan droidnya.

Dua tank tak berawak itu telah menjalani pengujian di luar Moskow selama hampir setahun, hasilnya, salah satu tank dirancang sebagai alat kamikaze.

Kolonel Oleg Pomazuev, yang menyaksikan tank-tank itu dipersenjatai di tempat uji coba Alabino di luar kota Moskow mengatakan kepada situs berita Rusia, Military Review bahwa robot seperti tank itu akan bersinar dalam persidangan.

Dilansir dari Daily Mail, tank robot tersebut bisa membawa senapan mesin 12.7 mm atau 7.62 mm atau peluncur granat AG-30M.

Samuel Bendett, seorang analis riset asosiasi dengan Center for Naval Analysis International Affairs Group, mengatakan kepada Defense One bahwa “Mereka juga telah menyatakan untuk sementara bahwa program persenjataan modern dan persenjataan mereka akan mencakup sistem berteknologi tinggi dan tidak berawak”.

Sementara itu, Jenderal Mark Milley, kepala staf Angkatan Darat AS mengatakan “Kami berada dalam periode waktu tertentu, secara historis, di mana Anda mendapatkan konvergensi dari beragam teknologi. Kami berada di ujung tombak itu”

Dalam kombinasi, lanjut Milley, saya menjamin bahwa mereka berubah dan akan mengubah karakter dasar perang,

“Anda memiliki banyak perubahan dalam teknik mesin, robotika. Jadi sistem otonom, atau semi otonom, mereka sudah ada di sini” tambahnya.

Sebelumnya, Vladimir Putin telah menuntut agar senjata nuklir Rusia mampu menembus setiap sistem pertahanan rudal. Ia juga mengatakan kepada pimpinan militer di Moskow tahun lalu bahwa “Kami sekarang lebih kuat dari pada agresor potensial manapun”.