Presiden AS Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Anadolu Arabic)

Majalahayah.com, Gedung Putih pada Senin (14/1/2019) mengumumkan harapan Presiden AS Donald Trump untuk bekerjasama dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam mengatasi kekhawatiran keamanan Ankara di timur laut Suriah.

Dilansir dari Anadolu Arabic, Kamis (17/1/2019), hal tersebut diungkapkan dalam keterangan pers Jubir Gedung Putih Sarah Sanders, beberapa saat setelah pembicaraan telepon antara Erdogan dan Trump.

Dalam keterangan disebutkan, Erdogan dan Trump membahas soal hubungan bilateral kedua negara, termasuk penarikan pasukan AS dari Suriah.

“Trump menegaskan pentingnya bagi Turki untuk tidak menghinakan milisi Kurdi (di Suriah) dan Pasukan Demokrasi Suriah, yang keduanya bekerja sama dengan Washington dalam memberantas ISIS,” sebut keterangan Sanders.

Lebih lanjut, Komandan Militer AS Joseph Dunford juga dijadwalkan bertemu dengan Perwira Turki Yassar Guler, hari ini. Keduanya akan membahas kerja sama Turki-AS di Suriah.

Sebelumnya, perbedaan sikap antara Amerika Serikat (AS) dan Turki dalam mengatasi milisi kurdistan yang tergabung dalam Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) masih terus berlangsung. Bahkan, Trump malah mengancam akan menghancurkan ekonomi Turki jika berani menyerang YPG di Suriah.