Titiek Soeharto

Majalahayah.com, Jakarta – Siti Hediati Haryadi alias Titiek Soeharto menilai kepindahan dirinya dari Partai Golkar ke Partai Berkarya tidak akan berpengaruh. Dirinya menganggap masyarakat melihatnya secara pribadi bukan partai.

“Kalau saya keliling di Jogja, mereka kenalnya saya Titiek Soeharto. Jadi dengan pindahnya saya ke partai lain, saya kira tidak akan terpengaruh,” ujar Titiek saat ditemui awak media di kantor DPP Partai Berkarya, Jakarta pada Ahad, (15/7/2018).

Titiek sendiri ingin partai anyar itu mengusung jargon-jargon Orde Baru karena belakangan ini jualan Golkar dalam pemilu tak lagi soal Soeharto. Dirinya pun cukup yakin mampu
merebut suara pemilih bekas partainya untuk dialihkan ke partai besutan adiknya Hutama Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Pada 11 Juni lalu, Titiek Soeharto mengumumkan keluar dari Golkar. Ia menyampaikan pengumuman itu di tanah kelahiran ayahnya, Soeharto, di Kemusuk, Yogyakarta. Salah satu alasanya keluar karena partai berlambang pohon beringin itu sudah memiliki begitu banyak politikus andal.

“Golkar tidak membutuhkan saya, tapi saya sangat dibutuhkan oleh Partai Berkarya,” kata Titiek lewat keterangannya.

Titek sendiri akan menjadi calon legislatif DPR RI nomor urut 1 Daerah Pemilihan (Dapil) Daerah Istimewa Yogyakarta lewat Partai Berkarya dalam pemilihan legislator 2019. Titiek optimistis bisa mendapatkan kursi di DPR kendati tidak lagi maju dari Partai Golkar.