Majalahayah.com, Jakarta – Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) masuk dalam daftar Cawapres untuk Prabowo Subianto. Bagi Partai Demokrat hal tersebut merupakan hal biasa dalam dinamika politik saat ini.

Bagi Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Roy Suryo hal tersebut perlu disambut baik. Tidak perlu ada wacana perbenturan antar kader.

“Enggak apa-apa ga aja. mungkin ada urusan dari teman-teman pendukung itu yang mungkin lebih dekat ke Kyai Zainul Majdi dibandingkan dengan anak muda,  abangan lebih dekat mas AHY,” ucapnya saat ditemui di Hotel Alia, Jakarta, Minggu, (25/3/2018).

Dirinya juga membantah isu yang berkembang tentang adanya head to head antara AHY dengan TGB. Partai Demokrat baginya, akan mendukung setiap kader yang ingin berperan bagi negara.

“Kami sangat senang muncul nama TGB, kami sangat senang mas AHY juga makin sangat bersinar kami sangat senang dulu pernah memunculkan nama Dede Yusuf dan Pak De Jarwo dan lainnya,” jelasnya.

Menurut Roy juga tidak semua sosok yang ingin berperan harus menduduki posisi presiden atau wakil presiden. Karena banyak peran dan posisi penting untuk kemajuan Indonesia.

“Posisi itu masih sangat terbuka untuk apa saja, apakah mau jadikan orang nomor dua ataukah di pemerintahan di kabinet tergantung dari posisinya. dan tidak mesti orang di eksekutif untuk menjadi orang berkarya bagi bangsa ini,” ucapnya.

“Gus Dur dulu sebelum menjadi presiden. kan juga sebagai bapak bangsa dulu memberikan masukan-masukan atau tokoh yang sangat dewasa pemahaman agamanya misalnya katakanlah Cak Nur ya Nurcholis Madjid. Cak Nur beliau juga termasuk tidak menjadi salah satu pimpinan di pemerintahan tapi pendapatnya bisa diterima masyarakat.  Saya kira posisi itu sangat pas untuk TGB,” pungkas Roy.