Tertimbun Reruntuhan Pasca Gempa, Anak dan Ibu Saling Berpelukan

Tertimbun Reruntuhan Pasca Gempa, Anak dan Ibu Saling Berpelukan

68
SHARE
Gempa

Majalahayah.com, Palu – Dampak bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, prajurit TNI bersama relawan menemukan anak usia 4 tahun dalam posisi saling berpelukan dengan ibunya yang sudah tiada.

Diketahui anak tersebut bernama Presilia Andirini telah ditemukan tiga hari setelah gempa dan tsunami dari reruntuhan rumah mereka di Perumnas Balaroa, Palu.

Serka Dedy Handoko dari Yonkes 1 Kostrad mengungkapkan, tak kuasa menahan kesedihan saat menemukan Presilia yang terus menangis memanggil ibunya yang sudah tiada.

Baca juga :   BNPB dan Singapura Lakukan Kerjasama dalam Penanggulangan Bencana

“Sedih juga melihat anak ini. Menangis terus memanggil ibunya yang sudah tidak ada. Dia ditemukan tiga hari setelah gempa,” kata Serka Dedy dikutip melalui liputan6.

Tak hanya kehilangan ibunya, prisilia sebelum kejadian gempa dan tsunami sudah terlebih dahulu ditinggal sang ayah.

Saat ini, Prisilia dibawa dan dirawat di rumah sakit lapangan Yonkes 1 Kostrad. Selama dirawat di Rumkitlap, bocah malang itu diberikan dukungan moril serta hiburan. Cara ini diharapkan bisa memperbaiki dan menormalkan suasana hatinya, dan tidak lagi trauma.

Baca juga :   Gempa Berkekuatan 4,4 SR Berpusat di Darat Guncang Banjarnegara, Ratusan Bangunan Rusak

“Rencananya, bocah yatim piatu ini akan dibawa ke Kota Makassar. Ia akan ikut pamannya yang telah bersedia mengasuh dan merawatnya,” tambahnya.

Untuk menghilangkan trauma Presilia, ada psikolog yang diturunkan untuk menanganinya. Para relawan di Palu juga terus menghiburnya untuk membuat kondisinya kembali normal.

“Sedih juga melihat ketika menangis dan memanggil ibunya. Sepertinya, ketika terjadi gempa, ibunya berusaha melindungi anaknya agar tidak terkena reruntuhan bangunan dengan cara memeluknya,” terang Dedy.