Saracen

Majalahayah.com, Jakarta – Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menilai ujaran kebencian sudah menjadi perdagangan. Bahkan bagi mereka antara kelompok penguasa dan juga oposisi menggunakan bisnis tersebut.

“Jadi ada upaya perdagangan hoax, perdagangan fitnah, bagi saya produsen-produsen fitnah ini dihasilkan oleh kelompok penguasa dan oposisi,” tegas Ketua PP Pemuda Muhammadiyah,  Dahnil Anzhar Simanjuntak, melalui video di twitter @PPPemudahmuh, Selasa (29/8/2017).

Bagi Dahnil sendiri adanya sindikat ujaran kebencian ini sangat berbahaya. Karena dalam sebuah pertarungan politik semuanya terlihat rekayasa.

“Nah ini sama-sama kan berbahaya sekali. Perang hoax terjadi. Ini mengkhawatirkan sekali. Kita tidak tahu yang mana yang benar yang salah. Karena kedua memakai rekayasa untuk pertarungan politik,” jelasnya.

Karena itu dirinya berharap pihak penegak hukum tetap berdiri kepada kepentingan publik. Terutama kepada kasus sindikat Saracen sehingga terungkap secara terang benderang.

“Penegak hukum berdiri untuk kepentingan publik, kemaslahatan publik. Kalau Saracen udah ditangkap ungkap dong pengorder dari Saracen,” paparnya.

Karena bagi Dahnil argumen dari pihak penegak hukum yang tidak sulit mengungkap kasus tersebut, tidak logis. Karena dalam setiap kasus tentunya akan memunculkan fakta dan juga barang bukti.

“Soalnya pasti ada fakta ada data yg bisa dijadikan bukti. Kalau ada kelompok yang memesan Saracen,” pungkasnya.