Terkait Pengakuan Resmi Trump, IAI: Penistaan Terhadap Tanah Suci Umat Islam

Terkait Pengakuan Resmi Trump, IAI: Penistaan Terhadap Tanah Suci Umat Islam

403
SHARE
Presiden AS Donald Trump, sumber: nbcnews.com

Majalahayah.com, Tak hanya Presiden Indonesia, Joko Widodo, International Aqsa Institute (IAI) juga mengecam pengakuan resmi yang dikeluarkan Presiden AS, Donald Trump bahwa Yarusalem merupakan ibu kota Israel.

Menurut lembaga yang konsen dalam membela Masjid Al-Aqsha, Al-Quds, dan Palestina itu, pemindahan kedutaan AS ke Al-Quds dan menjadikannya sebagai Ibukota Yahudi, “secara jelas telah melakukan penistaan terhadap tanah suci umat Islam,”

Baca juga :   Karena Kemacetan, Alasan Kapolda Metro Usulkan Pemindahan Sidang Lanjutan Ahok

Lembaga tersebut juga menjelaskan bahwa, Al-Quds tempat pertama disyariatkannya shalat lima waktu, dan tanah wakaf milik umat Islam hingga hari kiamat.

Tak hanya itu, IAI juga mengimbau kepada semua elemen umat Islam, untuk menyatukan barisan untuk memberikan perhatian dan dukungan berkesinambungan terhadap Masjid suci Al-Aqsha.

“dengan segenap kemampuan dan sarana yang dimiliki, menghentikan permusuhan dan penistaan terhadap kota suci Umat Islam, Al-Quds,” sebagaimana rilis pernyataan sikap IAI yang diterima Majalahayah.com.

Baca juga :   ILUNI FHUI Kecam Keras Aksi Teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan

IAI juga memberi pernyataan sikap tegas terkait pengakuan resmi preside AS, dan akan “Mendesak para pemimpin negara dunia untuk menyatakan sikap tegas, mengecam, dan menghentikan arogansi AS dan permusuhannya terhadap kesucian umat Islam.”