Majalahayah.com, Depok – Foto-foto yang menampilkan kondisi memprihatinkan mini zoo di kawasan Kolam Renang Tirta Gupti, Cilodong, Depok, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial. 

Foto-foto tersebut diambil dan diunggah akun Twitter @halocilukba pada Minggu (9/6/2019).

Dalam foto yang beredar, tampak sejumlah hewan, seperti buaya, monyet, burung kasuari berada di dalam kandang.

Namun, sampah bekas makanan juga terlihat memenuhi kandang tersebut. 

“Lokasi: Kolam Renang Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat. Keadaannya sudah sangat tidak layak, dan ini terbuka untuk umum. Apa ada tindakan yg bisa dilakukan? Guys, what should we do about this?” tulis pemilik akun @halocilukba, Selasa (11/6/2019).

Warganet juga menyoroti makanan untuk burung kasuari yang dinilai tidak layak. Kicauan tersebut juga di-retweet akun WWF Indonesia dan diunggah ulang oleh Garda Satwa Indonesia. 

Saat Kompas.com menyambangi lokasi, petugas jaga tak mengizinkan awak media masuk. 

Dirangkum dari berbagai media, pengunjung terlihat memadati kolam renang. Kepala Penerangan Kostrad Kolonel Inf Adhi Giri Ibrahim membenarkan kondisi mini zoo  yang memprihatinkan tersebut. 

“Iya, benar itu di kondisi Divisi 1 Kostrad Cilodong,” ujar Adhi.

Adhi mengatakan, kondisi yang tidak layak tersebut disebabkan banyaknya pengunjung yang datang selama libur lebaran. “Memang sempat kotor karena beberapa hari lalu ramai pengunjung sekitar dan banyak yang asal memberi makan tanpa memperhatikan kebersihan,” katanya. 

Ia juga mengakui kurangnya pengawasan terhadap kebun binatang, sebab sejumlah petugas tengah cuti. 

Ia mengatakan, pihaknya telah membersihkan kandang di mini zoo.

” Mini zoo itu juga sudah diberi papan peringatan yang lebih jelas untuk pengunjung tidak sembarangan memberi makan hewan,” ucap Adhi. 

Pihaknya tengah berkoordinasi dengan balai konservasi untuk kelanjutan pemeliharaan hewan-hewan tersebut.

“Ya apabila diperkenankan tetap dipelihara di sana (Kostrad Cilodong) sebagai sarana edukasi bagi anak-anak atau diserahkan ke kebun binatang atau pihak balai,” ujarnya.