Survei Median : Elektabilitas Jokowi Naik Jadi 36,2 Persen, Prabowo Turun ke...

Survei Median : Elektabilitas Jokowi Naik Jadi 36,2 Persen, Prabowo Turun ke 20,4 Persen

108
SHARE
Presiden Jokowi & Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto

Majalahayah.com, Jakarta – Lembaga survei Median melakukan survei untuk melihat elektabilitas pasangan jelang pendaftaran Pilpres 2019. Survei ini juga mengidentifikasi peluang petahana dan penantang jelang pendaftaran.

Menurut survei tersebut elektabilitas Joko Widodo mengalami kenaikan dari 35.0 persen pada bukan Februari, menjadi 36,2 persen pada bulan April. Menurut survei tersebut ada beberapa faktor yang menjadi indikator dari kenaikan tersebut.

“Sudah selesainya infrastruktur. Kalau makin banyak yang selesai dan program ekonomi yang terkena rakyat lebih terasa, bisa naik terus. Tapi berbanding terbalik Kalau dia (Jokowi) belum mengubah yang dirasakan oleh masyarakat bisa saja turun,” jelas Sudarto Direktur Riset  Median, di Cikini, Jakarta (16/4/2018).

Baca juga :   Fun Opening Sang Pisang, Kedua Putra Jokowi Tak Ingin Menyusahkan Orang Tua

Sementara itu pesaing Jokowi, Prabowo Subianto malah mengalami penurunan dari survei bulan Februari lalu. Pada bulan April ini, Prabowo memiliki elektabilitas 20,4 persen dibanding 21,1 persen pada bulan lalu.

Menurut Sudarto penurunan suara ini sendiri efek survei Median yang dilakukan sebelum Prabowo deklarasi. Selain itu pembawaan Prabowo yang lebih emosional pun berpengaruh terhadap suaranya.

“Pak prabowo yang akhir ini tempramental berapi-api. Suara pak prabowo turun 2 bulan terakhir. Umumnya kalau calon Deklarasi sudah naik. Saya yakin sudah berubah tapi kami belum tahu turun atau naik. Faktor lain Statemen dan pembawaan. Rasa pak prabowo berbeda saat nyalain capres di 2014 dan Cawapres di 2009. Belakangan statment dan semangat itu diluapkan di ruang terbuka,” ujarnya.

Baca juga :   Yusril Lihat Prabowo Jadi Kunci Peta Koalisi pada Pilpres 2019

Selain itu dari Survei Median pun menunjukan beberapa tokoh yang mengalami kenaikan seperti Muhaimin Iskandar (1,9 persen), Gatot Nurmantyo (7,0 persen), Jusuf Kalla (4,4 persen), Muhammad Zainul Majdi (1,5 persen), Anis Matta (1,7 persen).

Sedangkan tokoh yang mengalami penurunan elektabilitas ada Anies Baswedan (2,0 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (1,8 persen), Hary Tanoesoedibjo (1,6 persen).

Survei Median sendiri dilakukan dari tanggal 24 Maret – 6 April 2018. Menggunakan 1,200 responden dengan margin of error 2,9 persen.