Ilutrasi foto Sukmawati Soekarnoputri dan Habib Rizieq, sumber: sarangberita.com

Majalahayah.com, Jakarta – Sukmawati Soekarnoputri mengakuĀ  keberatan pelimpahan kasus dugaan penghinaan Pancasila oleh Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq ke Bareskrim Polri ke Polda Jawa Barat.

Pasalnya kasus ini berskala nasional, mengingat bersingungan dengan dasar Negara Republik Indonesia. Untuk itu, Ketua Partai Nasional Indonesia Marhaenisme ini mendesak agar kasus tersebut ditangani oleh Bareskrim Polri.

“Ini tentang Pancasila dan sang proklamator. Jadi harusnya di pusat (penanganannya di Bareskrim Polri). Saya sudah bersurat kepada kapolri, kami keberatan itu diproses di Jabar,” kata Sukmawati kepada wartawan, Kamis (8/12).

Sementara itu, penasehat hukum Sukmawati, Yongla Patria Manroe meminta Presiden Joko Widodo untuk menginstruksikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memprioritaskan kasus yang bersinggungan dengan Pancasila.

“Pancasila itu nama baik Bung Karno. kalau ngak ada Bung Karno, kita belum tentu merdeka,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sukmawati melaporkan Habib Rizieq ke Bareskrim Polri, mengingat pernyataan pentolan FPI itu diduga menghina Pancasila dalam sebuah video.

Atas pertimbangan tempat dan waktu kejadian, Bareskrim Polri akhirnya melimpahkan kasus itu ke Polda Jawa Barat beberapa waktu lalu.