Sering Menambah Oli Sendiri, Ini Akibatnya

Sering Menambah Oli Sendiri, Ini Akibatnya

37
0
SHARE

Majalahayah.com, Sampai saat ini masih banyak pemilik mobil yang kurang peduli akan pentingnya perawatan berkala. Padahal, rutin melakukan servis sama saja memperpanjang usia pakai dari sebuah mobil, bahkan masih banyak manfaat lainnya.

Salah satu hal yang paling penting dalam perawatan berkala adalah pergantian pelumas mesin. Namun karena kerap dianggap tidak penting atau malas melakukan servis, banyak yang mengambil jalan pintas dengan melakukan eksperimen hanya menambah oli saja dengan asumsi adanya penguranan pelumas di mesin.

Nah, ternyata cara ini sangat tidak dianjurkan, karena memiliki potensi yang cukup fatal. Dengan tidak adanya kepastian berapa sisa oli dalam mesin, kemungkinan besar pemilik bisa terlalu banyak mengisi atau bahkan kurang dari takaran seharusnya.

Dampak negatif dari kelebihan oli, menurut bisa membuat kinerja mesin menjadi berat. Alhasil, performa mesin juga menurun, tarikan pada puratan atas juga bakal terasa berat meski pedal gas susah di kick down.

Hal ini dikarenakan pelumas yang telalu banyak membuat geelmbung udara. Dampaknya pada kemampuan dalam melumasai juga mengurangi kerja pompa oli dalam mendistribusikan pelumas. Ujung-ujungnya adalah kendaraan akan boros bahan bakar.

Sementara bila kekurangan oli, maka mesin akan lebih panas karena salah satu manfaat oli adalah sebagai distribusi panas pada mesin yang kemudian dapat diserap cairan pendingin radiator. Hal ini tentunya juga berakibat pada menurunnya kemampuan oli dalam melumasi metal yang bergerak dalam mesin.

LEAVE A REPLY