Sering di Bentak, Anak Akan Alami Gangguan Jiwa

Sering di Bentak, Anak Akan Alami Gangguan Jiwa

139
0
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Mengontrol emosi memang sukar untuk dilakukan jika tak terbiasa. Terlebih bagi para orangtua yang tak jarang melontarkan amarahnya kepada si kecil meskipun mereka memahami bahwa anak tak dapat disalahkan.

Namun, hal tersebut tidak boleh dibiarkan. Dikutip dari dream bahwa sebagai orangtua harus mencari cara agar tidak perlu membentak anak. Hal ini dikarenakan setiap ucapan dan tindakan orangtua secara sadar terekam jelas oleh sang buah hati.

Besar kemungkinan, jika orangtua tak ingin memahami ilmu dunia anak dan membentak anak dibiarkan berlarut, hal ini akan muncul sederet efek buruk bagi psikologis si kecil. Apa saja? Berikut penjelasannya.

1. Anak Sulit Bergaul

Sering menerima bentakan menyebabkan anak menjadi kurang percaya diri, sehingga anak jadi susah bergaul dan cenderung menjadi pemalu dan takut untuk berbaur di lingkungan sosialnya.

2. Rentan terhadap Gangguan Jiwa

Salah satu faktor seseorang mengalami gangguan kejiwaan adalah disebabkan oleh lingkungan keluarga. Sering mendapat bentakan adalah hal yang paling rentan membuat seorang anak dapat memiliki gangguan kejiwaan. Jika hal ini sudah terjadi, anak akan merasa cemas dan depresi sehingga menyebebabkan dirinya harus melakukan terapi psikologis.

3. Sulit Mengendalikan Emosi

Bentakan yang diterima anak akan memberikan memori buruk. Hal ini menyebabkan anak akan sulit mengendalikan emosi terhadap lingkungannya. Bisa jadi si anak akan meluapkan emosi yang meledak-ledak atau anak anak menjadi tempramen.

4. Hilangnya Kenyamanan

Ketika dibentak, anak akan kehilangan rasa nyaman di lingkungan tempat ia berada, anak akan merasa bahwa orang tuanya tidak lagi mencintainya melainkan ia akan merasa sangat dibenci.

Dari keempat point tersebut tak hanya berdampak sementara. Hilangnya kenyamanan sang buah hati terhadap orangtua dapat berlanjut hingga ia menjadi dewasa jika tak ada kata maaf dari orangtuanya ke buah hati. Oleh karena itu, apakah anda sebagai orangtua masih ingin membentak sang anak tercinta? 

LEAVE A REPLY