#SehariJadiMenteri, Ini Sosok yang Gantikan Posisi Menko Maritim

#SehariJadiMenteri, Ini Sosok yang Gantikan Posisi Menko Maritim

60
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta -Memperingati Hari Anak Perempuan Internasional pada tanggal 11 Oktober 2018, Kementrian Koordinasi Kemaritiman memilih Maria Rosalinda Lengari, siswi SMP Swasembada, Hadakewa, di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi pengganti Menko Maritim, Luhut Panjaitan dengan tagar #SehariJadiMenteri.

Berhasil memenangi sebuah kompetisi kepemimpinan yang diselenggarakan Yayasan Plan Internasional Indonesia, Maria yang akrab disapa Osin mengaku sangat senang dan tidak menyangka dia akan merasakan menjadi penjabat negara meskipun hanya sehari.

“Sebanyak 12 anak perempuan dipilih dari kompetisi blog yang diikuti lebih dari 300 peserta, dan aku dipilih dan diajak untuk mengikuti proses menggantikan menteri selama satu hari,” ucap Osin saat di Kantor Kemenko Maritim, Jakarta (11/10/2018).

Baca juga :   Pertemuan Anies-Sandi dengan Ulama Dihadiri Tim Pemenangan Agus, Ini yang Dibicarakan

Berlagak seolah-olah menjadi menteri, Osin yang didampingi Sekretaris bidang Kemaritiman, Agus Purwoto menyampaikan bahwa daerah NTT itu banyak memiliki potensi, seperti perburuan ikan paus, sebelum diolah ada upacara adatnya terlebih dahulu, baru dimakan dagingnya dan diminum minyaknya baik untuk kesehatan tubuh dan otak.

Tak hanya itu, Osin yang memimpin sebagai ketua OSIS disekolahnya pun ikut serta disalah satu organisasi lingkungan rumah, ia menjelaskan bahwa di daerahnya masih minim sekali anak untuk berpendidikan.

“Aku lupa nama organisasiku soalnya pakai bahasa Inggris, aku kurang paham. Jadi nanti di sana aku berinovasi setelah lepas jadi mantan meteri sehari pada hari ini akan meningkatkan potensi diri bagi anak-anak yang tidak berpendidikan di daerahku, seperti memasak dan melukis,” ujarnya dengan logat bahasa yang khas nan tegas.

Baca juga :   Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Sayangkan Keputusan WO Ananda Sukarlan

“Daerah NTT terkenal makanan khas seperti ubi kayu, mereka pandai-pandai memasak, meluksipun menurutku bagus sekali, bisa itu menjadi nilai jual kedepannya,” sambungnya.

Osin pun mengaku dengan mimik muka yang lugu dengan senyum manisnya, ia mengatakan belum pernah naik kereta, pesawat terbang dan lift.

“Jadi aku tadi pusing naik lift (sambil tertawa) sama naik mobil itu melajunya kencang sekali soalnya baru pertama kali aku ke Jakarta,” tukas Osin yang bercita-cita menjadi Pilot.

Perempuan kelahiran 9 September 2003 inipun mempunyai kegemaran membaca buku Sains dan lebih memilih menonton kartun dari pada sinetron