Majalahayah.com, Jakarta – Selain dihadiri oleh beberapa perwakilan dari kementrian dan lembaga, Ali Taher sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI turut menjadi tamu istimewa dalam acara peluncuran Survei Nasional Pengalaman Anak dan Remaja yang di rilis oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kemen PPPA).

Usai acara, pada kesempatan itu Menteri Yohana Yesimbe mendesak DPR RI agar segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

“Saya juga nitip pak Ali, ini ada hubungan dengan perempuan, lalu Undang-undang PKS mohon pak secepatnya,” ujar Yohana saat Konferensi Pers di Kantor Kemen PPPA, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2019).

Yohana katakan bahwa Kemen PPPA sudah siap mendorong DPR agar secepatnya mengesahkan RUU PKS. Menurutnya keselamatan perempuan erat kaitannya dengan keselamatan anak.

Menanggapi hal tersebut, Ali Taher mengatakan RUU PKS adalah salah satu prioritas yang harus segera diputuskan. Namun, sampai saat ini RUU PKS masih dalam pembahasan inventarisasi masalah antara panitia kerja pemerintah dengan DPR.

“Dalam posisi ini saya sebagai ketua komisi VIII memang mendorong itu, namun di DPR ini kan ada konfigurasi politik. Masing-masing fraksi punya usul, saran dan rekomendasi yang harus kita perhatikan,” ucapnya.

Dibalik itu semua, tak dapat dipungkiri bahwa sisa sidang DPR RI hanya satu kali lagi. Ali tegaskan DPR tidak punya banyak waktu sehingga harus segera disahkan.

“Besok kami rapat untuk membicarakan, masih mungkinkah waktu tersedia karena tinggal satu masa reses lagi. Ini yang perlu kita kejar karena masa sidang ini kita upayakan secapat mungkin,” tandasnya