Rumus Keluarga Bahagia menurut Cahyadi Takariawan

Rumus Keluarga Bahagia menurut Cahyadi Takariawan

62
SHARE
Ilustrasi Keluarga. Sumber www.pinterest.com

Majalahayah.com – Keluarga merupakan tempat kembalinya segala aktifitas kehidupan sehari-hari, terlebih yang memainkan peran sebagai suami dan istri dalam berumah tangga. Dalam berumah tangga setiap harinya adalah pembelajaran dan proses menemukan formula terbaik untuk kebahagiaan keluarganya.

 
Berikut sahabat inspiratif ayah akan berbagi tentang rumus keluarga bahagia menurut Cahyadi Takariawan, seorang penulis beberapa buku keluarga, konselor dan trainer.
 
1. Bukan Siapa Yang Lebih Hebat
 
Hidup berumah tangga itu bukan hebat-hebatan. Suami merasa lebih hebat, istri merasa lebih hebat. Walaupun seandainya anda memang lebih hebat, namun menonjolkan kehebatan anda untuk melemahkan pasangan, tidak akan membahagiakan keluarga.
 
2. Bukan Siapa Yang Lebih Pintar
 
Hidup berumah tangga itu bukan pinter-pinteran. Walaupun seandainya anda memang lebih pintar, namun menonjolkan kepintaran anda untuk menjatuhkan pasangan, tidak akan membahagiakan keluarga.
 
3. Bukan Siapa Menang Siapa Kalah
 
Hidup berumah tangga itu bukan menang-menangan. Walaupun seandainya anda memang bisa menang dalam segala hal, namun menyombongkan kemenangan anda untuk menghina pasangan, tidak akan membahagiakan keluarga.
 
4. Bukan Siapa Yang Lebih Kuat
 
Hidup berumah tangga itu bukan kuat-kuatan. Walaupun seandainya anda memang lebih kuat, namun menonjolkan kekuatan anda untuk merendahkan pasangan, tidak akan membahagiakan keluarga.
 
5. Bukan Siapa Yang Lebih Kaya
 
Hidup berumah tangga itu bukan adu kekayaan. Walaupun seandainya anda memang lebih kaya, namun menonjolkan kekayaan anda untuk menistakan pasangan, tidak akan membahagiakan keluarga.
 
6. Bukan Siapa Yang Lebih Pandai Berdebat
 
Hidup berumah tangga itu bukan adu kepandaian bicara dan berdebat. Walaupun seandainya anda memang pandai berdebat, namun menonjolkan perdebatan untuk membodohkan pasangan, tidak akan membahagiakan keluarga.
 
7. Bukan Siapa Yang Lebih Mulia Status Sosialnya
 
Hidup berumah tangga itu bukan adu kemuliaan status sosial. Walaupun seandainya anda memang lebih mulia marga, suku atau status sosialnya, namun menonjolkan kemuliaan anda untuk mengejek pasangan, tidak akan membahagiakan keluarga.
 
8. Bukan Siapa Yang Lebih Bagus Kariernya
 
Hidup berumah tangga itu bukan tinggi-tinggian jabatan atau karier. Walaupun seandainya anda memang lebih bagus karier dan lebih tinggi posisi di tempat kerja, namun menonjolkan bagusnya karier anda untuk mencela pasangan, tidak akan membahagiakan keluarga.