Majalahayah.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy Suryo mengatakan pernyataan mantan Bendahara Umum, Muhammad Nazarudin tidak bisa diterima begitu saja. Pasalnya, ia menekankan bahwa barang bukti yang ada harus dikroscek terlebih dahulu.

“Jadi yang namanya bukti itu tidak bisa diterima begitu saja. Dan alat bukti itu kan harus di-kroscek,” ucap Roy seperti dikutip dari VIVA.co.id, Selasa (4/4/2017).

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu lantas meminta pengadilan dalam proses persidangan melakukan verivikasi. Hal itu bertujuan untuk mengetahui apakah benar disebutkan bahwa partai Demokrat menerima uang haram korupsi E-KTP.

Dirinya justru menengarai yang dimaksud Nazarudin adalah oknum yang ada di tubuh partai. “Tolong bedakan antara oknum dengan partai,” ujarnya.

Sebelumnya, Nazarudin menyebut berbagai nama dalam sidang korupsi E-KTP. Selain perorangan, Nazarudin juga menyebut parta Demokrat meneeima uang tersebut.