Majalahayah.com, Jakarta – Pakar ilmu tafsir Quraish Shihab menyatakan, segala sesuatu harus dimaknai sebagai rezeki. Jodoh adalah salah satu dari rezeki. Namun rezeki itu baiknya harus dicari dengan cara bergerak, bekerja. Karena tanpa bergerak, bermalas-malasan rezeki sulit didapat.

Quraish menyebut terdapat ayat dalam Al-Quran yang menyatakan jaminan Allah terhadap rezeki untuk para makhluk-Nya. Misalnya “Wama min dabbati fil-ardhi illa ‘alallahi rizquha”

Menurutnya makna dari ayat ini adalah tidak ada suatu mahkluk yang bergerak di bumi kecuali Allah jamin rezekinya.

“Jadi kuncinya ini di kata bergerak. Jika anda tidak bergerak, Allah tidak akan jamin rezeki anda,” ujar Quraish dalam tayangan Shihab&Shihab yang dikutip di akun Youtube Najwa Shihab, Kamis (9/7/2020).

Dalam konteks pasangan atau jodoh, menurutnya juga harus dijemput dicari jangan hanya diam diri. “Cari jodohmu, dengan cara-cara yang dibenarkan Allah. Jodoh itu rezeki,” kata Profesor yang sering disapa Abi Quraish ini.

Jodoh itu dijemput dengan cara yang dibenarkan dan diperbolehkan oleh agama. Berusaha untuk menjemput jodoh bisa dengan simpati, berdandan yang baik, berilmu yang tinggi, agar orang senang dengan anda.

Ketika sudah berjodoh dan kemudian berpisah, apakah rezeki kita terputus? “Ya rezekinya terputus dengan orang itu. Tapi masih bisa dapat yang lebih baik.” jawab Abi Quraish Shihab dari yang bertanya mengenai jodoh tersebut.