Pedri Kasman, Presidium Gerakan Anak Negeri (GAN). (Foto: MA/Rizky Kusumo)

Majalahayah.com, Jakarta – PP Pemuda Muhammadiyah meminta para menteri yang menjadi Calon Legislatif (Caleg) untuk mundur. Hal ini karena kinerja para menteri yang menjadi caleg akan menjadi terganggu.

“Sementara itu problem yang harus diselesaikan pemerintah makin berat. Makin banyak kepentingan rakyat yang harus dijaga oleh presiden dan para menterinya,” jelas Seketaris PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman kepada Majalahayah, Kamis (19/7/2018).

Oleh karenanya jelas Pedri, para menteri yang nyaleg tersebut seharusnya mundur dengan hormat. Pilih salah satu katanya, menjadi caleg atau melanjutkan kerja sebagai menteri. Hal yang sama jelas Pedri juga berlaku bagi mereka yang sekarang mendapat jatah jadi komisaris BUMN dan jabatan politis lainnya.

“Jika mereka tak mau bersikap tegas begitu, maka Presiden semestinya yang memberhentikan mereka,” tegasnya.

Menurutnya kepemimpinan negeri ini sudah seharusnya diluruskan. Jangan semuanya hanya haus jabatan, tapi abai dengan kinerja, abai dengan kepentingan rakyat dan bangsa.

Menurutnya jika presiden tak bersikap juga, maka semboyan Revolusi Mental yang didengung-dengungkan hanya tinggal senandung, tidak membekas dan sikap dan tindakan nyata. Rakyat pasti paham katanya, mana pemimpin yang bermental baik dan mana yang hanya sekedar bersemboyan mental.

“Pemilu 2019 harus dijadikan momentum perubahan untuk benar-benar membuktikan Revolusi Mental itu. Bukan revolusi kepentingan kuasa semata,” pungkasnya.