Home Kabar PP Muhammadiyah Berikan 6 Poin Masukan kepada Prabowo-Sandiaga

PP Muhammadiyah Berikan 6 Poin Masukan kepada Prabowo-Sandiaga

222
Prabowo

Majalahayah.com, Jakarta – Pasangan Capres Cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah selesai bersilahturahmi dengan PP Muhammadiyah. Hasil dari silahturahmi itu, PP Muhammadiyah memberikan 6 poin masukan untuk visi misi Prabowo-Sandiaga.

“PP Muhammadiyah menyambut silahturahmi ini sebagai tradisi kemasyarakatan kita dan menjadi tradisi kebangsaan kita. Untuk itu kami sampaikan beberapa poin sebagai masukan Muhammadiyah ke Pak Prabowo dan Sandaiaga untuk jadi bahan pengembangan visi misi dan desain kebijakanya. Ada 6 poin kami sampaikan,” kata Ketua Muhammadiyah, Haedar Nashir kepada wartawan di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/08/2018).

6 poin itu dikatakannya diberikan sebagai masukan visi dan misi pasangan Prabowo-Sandiaga. Masukan itu salah satunya mengenai kebijakan pemerintah yang berdasarkan pondasi nilai agama dan pancasila.

Masukan kedua yaitu memajukan kedaulatan negara di bidang ekonomi dalam artian memutus mata rantai impor. Kemudian, poin ketiga adalah mengenai kesenjangan sosial yang harus dikurangkan.

“Keempat kami menyampaikan bagaimana ada rekonstruksi, kebijakan nasional untuk pengembangan SDM unggul. Muhammadiyah berkembang dalam pendidikan, kesehatan pelayanan sosial intinya untuk bangsa ini unggul dari pada bangsa lain. Tidak mungkin kita bisa bersaing dengan bangsa lain jika bangsa kita pas-pasan. Kita harus mengedepankan kualitas bukan kuantitas,” kata Haedar.

Haedar juga mengatakan, bahwa pasangan Prabowo-Sandi harus melakukan reformasi birokrasi pada sistem pemerintahan saat ini.

“Kelima, melakukan kebijakan reformasi birokrasi selain good goverment tapi juga birokrasi pemerintahan untuk sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ucapnya.

Poin yang terakhir, lanjut haedar, yaitu memberikan masukan agar Indonesia lebih pro aktif dalam kebijakan politik luar negeri. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengucapkan terimakasih kepada Muhammadiyah karena sudah menerima kedatangannya.

“Saya gembira malam ini diterima dan kita tukar pikiran ternyata pandangan kita sama, ada kesadaran arah perkembangan ekonomi kita di mana ekonomi nggak bisa dipisahkan dengan politik. Ternyata arah ekonomi kita keliru, ternyata tidak menghasilkan negara makmur di bidang ekonomi. Ternyata kekayaan kita tidak dirasakan masyarakat kita, kekayaan kita mengalir keluar negeri,” kata Prabowo.