Politisi Australia Minta Maaf Pernah Ancam Umat Islam di FB

Politisi Australia Minta Maaf Pernah Ancam Umat Islam di FB

66
SHARE
Mantan tentara dan penerima penghargaan Tokoh Pemuda Australia Tahun 2018 asal Queensland Phillip Thompson. (Foto: Twitter)

Majalahayah.com, Australia – Seorang kandidat anggota parlemen federal dari Partai Liberal Nasional (LNP) Australia terkenal meminta maaf atas komentar pedasnya di media sosial yang mengancam akan membahayakan umat Islam.

Mantan tentara dan penerima penghargaan Tokoh Pemuda Australia Tahun 2018 asal Queensland Phillip Thompson mengunggah komentar pedasnya itu di akun Facebook miliknya pada 2012 setelah berlangsungnya protes keras di Sydney dalam menanggapi sebuah film yang menggambarkan Nabi Muhammad sebagai seorang pedofil.

Thompson menyalahkan stres pasca-trauma yang dialaminya setelah berdinas di kemiliteran atas ungkapan emosionalnya tersebut.

Partai LNP mendukung Philip Thompson yang dicalonkan di negara bagian Herbet, townsville, Queensland yang merupakan kursi paling dikuasai Partai Buruh di negara ini.

Phillip Thompson ketika itu memposting komentar di Facebook dan mengatakan “Saya paham apa yang dilakukan im (sic) pekan ini saya akan mengajukan izin penggunaan senjata ” dan “beri saya M4 (senjata) dan kirim ke Sydney dan saya akan membereskan masalah itu (sic) “.

Baca juga :   Pemerhati Digital Lihat Pemerintah Belum Serius Kembangkan Industri Bisnis Online

Pada Sabtu (5/1/2019) Thompson mengaku dia sedang berada dalam ‘suasana emosi yang sangat buruk’ setelah diberhentikan dari militer dan merasa malu dengan komentarnya tersebut.

“Pada 2009 saya terluka di Afghanistan dan saya menjalani masa yang sangat gelap untuk mengobati diri saya sendiri melalui gangguan stres pasca-trauma,” katanya.

“Saya melihat beberapa ekstremis di TV melakukan unjuk rasa, menyerukan pemenggalan kepala, dan saya membuat komentar yang membuat saya malu dan sangat saya sayangkan.

“Saya sangat minta maaf atas kesusahan yang mungkin saya sebabkan dengan komentar saya.”

Phillip Thompson mengatakan dia menghendaki unggahnya itu dihapus sebelum pemilihan.

“Orang-orang Townsville layak untuk mengetahui siapa yang mereka pilih, mereka layak untuk mengetahui kisah buruk dan segala hal tentang kandidatnya,” katanya.

“Komentar itu tidak mencerminkan siapa saya hari ini.”

Wilayah pemilihan Herbert saat ini dipegang oleh senator dari Partai Buruh Cathy O’Toole, yang memenangkan kursi dengan 37 suara pada tahun 2016.

Baca juga :   Pemanfaatan Medsos akan Dinilai dalam Lomba Tingkat Lima Gerakan Pramuka

LNP menempatkan sumber daya yang cukup besar untuk merebut wilayah pemilihan ini dan Perdana Menteri Scott Morrison juga telah mengunjungi wilayah pemilihan ini bersama Phillip Thompson baru-baru ini.

Informasi yang didapatkan ABC mengatakan kantor Perdana Menteri mengetahui komentar Phillip Thompson ini sebelum ia menyampaikan permintaan maaf ke publik.

akan menjadi “anggota lokal yang hebat untuk Herbert”.

“LNP menyadari perjuangan yang dihadapi Phillip Thompson saat menderita PTSD,” katanya.

“Kita tahu bahwa dia membuat kesalahan yang dia sesali, tetapi yang lebih penting anggota kita telah mengenali pria yang telah menjadi … dan tekadnya untuk melakukan segala yang dia bisa untuk orang-orang di Townsville.”

Pemilihan federal berikutnya akan diadakan pada bulan Mei dan diperkirakan pengusaha Clive Palmer juga akan mencalonkan diri untuk kursi pemilihan di Herbet.