Pipa Gas Bocor, PGN Siapkan Skenario Agar Pasokan Tetap Lancar

Pipa Gas Bocor, PGN Siapkan Skenario Agar Pasokan Tetap Lancar

40
SHARE

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGN) langsung bertindak melakukan pengamanan saat salah satu pipa gas miliknya di Cawang mengalami kebocoran. Perusahaan pelat merah itu juga langsung menyiapkan skenario agar pasokan gas ke konsumen tetap lancar.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengatakan masalah kebocoran itu terjadi bukan karena kekeliruan pemasangan, melainkan disebabkan proses galian proyek light rail transit (LRT). Pasalnya, pelaksana subkontraktor proyek LRT tidak berkoordinasi dengan kontraktor proyek.

“Informasi sementara yang kami peroleh, gas bocor akibat terkena pekerjaan galian proyek LRT,” ujar Rachmat dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Baca juga :   Aa Gym: Yang Paling Ditakuti Israel adalah Persatuan Palestina

“Saat ini yang terpenting, tim di lapangan sudah mengamankan kebocoran, dengan tindakan awal kami adalah menutup valve di depan BNN, Cawang, dan Rusun Bidara Cina,” paparnya.

Kemudian, untuk mencegah terhentinya pasokan gas ke konsunen, PGN melakukan skenario buka tutup valve. Tujuannya agar gas tidak keluar di lokasi kebocoran dan tidak banyak lokasi yang terkena dampak.

Baca juga :   Kasusnya Belum Terang, Novel Baswedan Sebut Akan Lebih Fokus untuk Pengobatan

Adapun lokasi terjadinya kebocoran sudah diberi perimeter pengamanan. Lalu lintas ditutup untuk sementara waktu, dan perusahaan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Kebocoran pipa gas terjadi di lokasi bangunan proyek LRT depan Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Senin (12/8/2018). Akibatnya, lalu lintas Jalan MT Haryono sekitaran kantor lembaga antinarkoba itu sempat ditutup sementara. Kasie Ops Sudin Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaiman menyampaikan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.55 WIB.