Pesawat tempur siluman F-22 akan bergabung dengan pesawat F-35. (Foto: Militery)

Majalahayah.com, Kantor berita Yonhap melaporkan, pembom Lancer B-1B AS akan terbang di atas semenanjung Korea pada hari Rabu (6/12), sebagai bagian dari latihan udara skala besar yang dipentaskan dengan Korea Selatan pekan ini.

Latihan tersebut akan mengambil bagian dalam  Meningkatkan ketegangan di semenanjung Korea, karena Korea Utara telah memperingatkan bahwa latihan tersebut akan mendorong semenanjung Korea ke ambang perang nuklir.

Saat kepala urusan politik Perserikatan Bangsa-Bangsa, Jeffrey Feltman melakukan kunjungan ke Korea Utara, dilansir dari Reuters,  beberapa analis dan diplomat berharap kunjungan tersebut dapat memicu usaha yang dipimpin oleh PBB untuk meredakan meningkatnya ketegangan internasional mengenai program nuklir dan rudal Pyongyang.

Media pemerintah Korea Utara, mengkonfirmasi kedatangan Feltman dan rombongannya pada hari Selasa tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Feltman, mantan pejabat senior Departemen Luar Negeri AS, adalah pejabat tertinggi PBB untuk mengunjungi Korea Utara sejak tahun 2012. Sementara Departemen Luar Negeri AS mengatakan, dia tidak membawa pesan apapun dari Washington selama kunjungannya.

Latihan yang dimulai pada hari Senin itu akan berlangsung sampai Jumat, setelah Korea Utara menguji minggu lalu apa yang disebutnya rudal balistik antar benua paling maju (ICBM) yang bisa menjangkau seluruh wilayah Amerika Serikat.

Pejabat pemerintah Korea Selatan, termasuk Presiden Moon Jae-in, mengatakan bahwa ICBM terbaru di Utara adalah yang paling mampu, walaupun memiliki beberapa poin penting untuk dibuktikan, seperti teknologi entry dan panduan tahap akhir.