Ilustrasi saat overtinking melanda. Sumber womenworking.com

Majalahayah.com, Jakarta – Kehidupan modern tidaklah mudah, setiap orang punya pikiran yang berbeda-beda. Bisa jadi perihal uang, rumah, pasangan, atau keinginan memiliki hidup yang “sukses” seringkali menjadi permasalahan utama munculnya kecemasan pada banyak orang. Overthinking semacam ini bisa terjadi kapan saja, namun kebanyakan orang mengalami hal seperti ini disaat menjelang tidur atau pada malam hari.

Terkadang pikiran-pikiran yang membuat kita cemas memiliki dampak yang fatal. Overthinking (memikirkan segala sesuatu secara berlebihan) pada malam hari mengakibatkan kamu sulit tertidur, kebiasaan seperti ini tidak baik bagi kesehatan mental dan fisikmu.

Dalam Islam pun dikatakan bahwa segala masalah yang ada dalam hidup pasti memiliki jalan keluar dan kita sebagai umat-Nya hanya bisa meyakini semua ini merupakan ujian dari Allah SWT. Tidak baik menjadi seseorang yang lemah dan mudah larut dalam kesedihan; sebagaimana firman Allah di dalam Al-Qur’an yang artinya;

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih  hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu  orang-orang yang beriman.” (QS. Ali ‘Imron : 139)

Maka dari itu, berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan saat overthinking di malam hari menyerangmu:

Belajar menerima keadaan dirimu

Jika sedang terkena masalah dan membuatmu banyak berpikir negatif, janganlah menyalahkan dirimu terlebih dahulu. Belajar memaafkan diri sendiri. Serta Belajar menerima kenyataaan adalah bukti kita memahami segala sesuatuyang terjadi tidak ada yang kebetulan.

Yakini bahwa ini cara Tuhan untuk kita lebih mengenali diri kita. Kamu harus yakin bahwa kamu orang yang bisa sabar, perbanyak dzikir dan istighfar, serta jangan tinggalkan sholatmu karena dengan mendekatkan diri kepada-Nya kamu akan sadar kamu tidak sendiri di dunia ini. Ada Allah SWT yang selalu bersamamu serta siap membantu hamba-Nya yang kesulitan.

Alihkan perhatianmu dengan hal-hal yang sederhana

Syarat untuk tidur yang nyenyak adalah memiliki pikiran yang tenang. Cobalah buat skenario dalam pikiranmu mengenai sesuatu yang sederhana, menarik dan membuatmu merasa nyaman. Seperti berlibur, memasak, atau berkebun, daripada pikiran yang membuatmu selalu khawatir. Dengan begitu kamu akan merasa relaks dan cepat tertidur lelap. Bukankah memilih bahagia itu sederhana?!

Coba beranjak dari ranjang dan tuangkan perasaanmu

Jika selama 20 menit kamu mencoba tidur namun pikiranmu terus berpacu, cobalah untuk beranjak bangkit dari tempat tidur. Jangan melihat layar gadget-mu apalagi sosial media, habiskan 15 menit untuk menuangkan semua yang ada di benakmu dalam bentuk tulisan. Bisa juga dengan menuliskan rencana hal apa yang akan kamu lakukan esok hari. Menurut studi yang telah diterbitkan oleh Harvard  Medical School, menuliskan semua emosimu dapat meredakan stress dan kecemasan.

Atur napas dan bersiaplah untuk tidur

Meditasi merupakan pilihan lain bagimu untuk melawan overthinking dan insomnia. Meditasi diyakini dapat meningkatkan kualitas tidur dengan membangkitkan ketenangan dalam diri sehingga memacu rasa kantuk. Mulailah meditasi selama 3-5 menit sebelum tidur dengan menutup mata, lalu atur napas perlahan.

Lakukan pernapasan mendalam dan teratur, jika suatu pikiran mengecohkanmu kembalilah fokus pada pernapasan. Yang terpenting lagi jangan lupa berdoa dengan penih keheningan dan keteduhan, kemudian bersiaplah untuk tidur lelap. Semoga mendapatkan tidur yang berkualitas, mimpi indah dan bangun pagi dalam kondisi fresh siap menjalani hari.