Perbincangan Dunia, Anak Autisme Jadi Mahasiswa Termuda di Oxford

Perbincangan Dunia, Anak Autisme Jadi Mahasiswa Termuda di Oxford

216
0
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Joshua Beckford, anak usia 13 tahun asal Tottenham, Inggris sedang jadi perbincangan dunia. Ia masuk daftar 30 orang paling luar biasa di dunia dengan autisme yang memberikan insipirasi pada publik.

Bagaimana tidak, saat usianya masih 6 tahun Beckford sudah mengeyam pendidikan di Universitas Oxford, salah satu kampus terbaik di Inggris. Kini di usianya yang sudah 13 tahun dan sudah bergelar sarjana muda.

Penting diketahui Beckford merupakan anak dengan autisme. Ia menjadi contoh banyak orang kalau autisme tak bisa menghambat impian besar seorang anak. Usaha bocah ini untuk mengejar impiannya pada 2011 lalu.

Daniel, ayah Beckford, mengetahui ada program kuliah di Universitas Oxford khusus untuk anak usia delapan dan tiga belas tahun. Untuk membantu putranya, ia menulis surat untuk Oxford berharap mendapatkan izin masuk untuk anaknya meski ia lebih muda dari usia yang ditentukan untuk program tersebut.

Tak disangka, Beckford diberi kesempatan untuk mendaftar. Ia menjadi mahasiswa termuda yang pernah diterima di Universitas Oxford. Bocah brilian itu mengambil kursus filsafat dan sejarah.

Beckford sangat menyukai sejarah Mesir selama masa perkuliahannya. Ia juga menulis buku anak-anak tentang negara bersejarah dan kuno. Selain kecakapan akademisnya, wajah Beckford menjadi ikon kampanye National Autistic Society’s Black and Minority.

Menjadi Duta Pendidikan

Pada Januari 2019, Beckford ditunjuk sebagai Duta Pendidikan Keluarga Berpenghasilan Rendah (L.I.F.E) untuk Jaringan Advokasi Pendampingan Anak Laki-Laki di Nigeria, Uganda, Ghana, Afrika Selatan, Kenya, dan Inggris.

Beckford dan ayahnya juga bakal membuka fasilitasi sesi bimbingan dengan orang tua dalam acara inisiatif Father And Son Together [FAST] di Nigeria pada Agustus 2019.

Pada 2017, Beckford memenangkan The Positive Role Model Award for Age dalam acara The National Diversity Awards, sebuah acara yang merayakan pencapaian luar biasa dari komunitas akar rumput yang menangani berbagai isu di masyarakat.

Didikan Ulet Sang Ayah

Pencapaian Beckford yang menyandang autisme tak lepas dari latihan dan didikan sang ayah. Pada usia 10 bulan, ayah Beckford, Knox Daniel, menemukan kemampuan belajar putranya yang unik saat bocah lucu itu duduk di pangkuannya di depan komputer.

Keyboard komputer menjadi minat anak. Daniel mulai memberi tahu Beckford huruf-huruf pada keyboard. Ia menyadari, anaknya mampu mengingat dan mengerti.

Pada usia 3 tahun, Beckford sudah bisa membaca dengan lancar menggunakan phonics-sistem pengajaran membaca bahasa Inggris. Ia belajar berbicara bahasa Jepang, bahkan belajar mengetik di komputer sebelum belajar menulis.

“Sejak usia 4 tahun, aku menggunakan laptop ayah untuk belajar,” ucap Beckford, dikutip dari Face2Face Africa.

LEAVE A REPLY