Penanganan Bencana Tak Lengkap Tanpa Pramuka

Penanganan Bencana Tak Lengkap Tanpa Pramuka

77
SHARE

Majalahayah.com, Bogor – Wakil Ketua Kwartir Nasional Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Muhammad Herindra membuka kegiatan Pertemuan Pramuka Peduli Tingkat Nasional di Lanud Atang Sendjaja, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 9 September 2018. Kegiatan ini dihadiri 100 anggota Satgas Pramuka Peduli seluruh Indonesia.

Herindra mengatakan, peran Pramuka Peduli di masyarakat sangat strategis dan dibutuhkan karena Indonesia termasuk salah satu negara yang rawan terkena bencana, baik banjir, longsor, gunung api, maupun gempa bumi seperti yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat baru-baru ini.

Jenderal TNI bintang tiga ini menyebut, dalam setiap penanganan bencana Pramuka memang tidak sendirian, ada pihak-pihak lain yang selalu menjadi mitra Pramuka, yakni BNPB, Basarnas, TNI, Polri, dan juga para relawan. Namun, Pramuka selalu hadir dalam setiap penanganan bencana di daerah.

Baca juga :   Terkait Serangan Gereja, Wakil Ketua Komnas HAM Harap Masyarakat Tidak Terprovokasi

“Pramuka Peduli itu selalu hadir, karena penanganan bencana itu pasti tidak akan lengkap bila tidak ada Pramuka. Ibarat masak sayur tanpa garam, rasanya pasti ada yang kurang,” ujar Herindra.

Inspektur Jenderal TNI ini mengingat kembali pada saat ditugaskan membantu penanganan bencana Tsunami di Aceh 2004 lalu. Dari ratusan relawan yang dia lihat, Pramuka dinilai sebagai relawan yang sudah memiliki skil mumpuni, tangguh dalam segala hal. Ini menjadi modal kuat bagi Pramuka dalam membantu masyarakat.

“Saat itu ada relawan datang ke posko kami, bukan orang Pramuka. Mereka nanya, Pak makan dan tempat tidur saya mana? Saya jawab makananmu, tempat tidurmu di luar. Masyarakat saja banyak yang tidak makan, tidak punya tempat tidur, ini sempat-sempatnya nanya makan sama tidur,” kata Herindra.

“Jadi poinya apa, jangan sampai kedatangan kita yang niatnya ingin bantu masyarakat, justru menjadi beban atau membebani masyarakat. Itu jangan sampai, Pramuka harus mendahulukan kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Baca juga :   Ketua ICMI Lihat Kondisi Hukum Indonesia Terbebani Kepentingan Politik Praktis

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyambut baik kegiatan ini. Ia mengatakan solidaritas penanganan bencana di Pramuka memang harus terus ditingkatkan agar gaung Pramuka di masyarakat semakin besar. Ia berharap acara ini bisa menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan dalam hal penanganan bencana di Gerakan Pramuka.

“Harapannya ke depan ketika ada bencana, Pramuka punya solidaritas dan kebersamaan yang kuat dari seluruh daerah untuk gotong-royong membantu para korban dengan segenap kemampuan yang dimiliki,” ujar Adhyaksa.

“Saya ucapkan selamat berkumpul para relawan Pramuka Peduli se-Indonesia. Terima kasih atas keikhlasan pengabdiannya untuk Indonesia saat tertimpa bencana, Indonesia bangga punya kalian,” tambahnya.