Majalahayah.com, Jakarta – Di wilayah DKI Jakarta tercatat sebanyak 302 orang dalam pemantauan (ODP), dan 194 pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona (Covid-19). Namun, mereka itu belum bisa dipastikan positif mengidap penyakit yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Kategori ODP adalah mereka yang memiliki gejala demam (>38 °C) atau ISPA tanpa pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit Covid-19 pada 14 hari terakhir.

Sementara status PDP untuk orang yang mengalami gejala demam (>38°C), ISPA, dan pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau berinteraksi dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam 14 hari terakhir.

“302 ODP dan 194 PDP terkait kasus Covid-19 di Jakarta,” demikian pengumuman dari corona.jakarta.go.id yang dikutip Majalahayah, Rabu (18/3/2020).

Sebelumnya, 51 orang yang berdomisili di wilayah Jakarta terinfeksi virus Covid-19. Hal itu diketahui berdasarkan data yang dirilis oleh Pemprov DKI melalui corona.jakarta.go.id per Selasa 17 Maret 2020.

Penyebaran itu tersebar di 27 kecamatan yang ada di wilayah Ibu Kota. Di mana Jakarta Selatan menjadi kawasan yang terhitung warganya paling banyak mengidap Covid-19, yakni 24 orang.

Sementara Jakarta Barat tercatat sebanyak 9 orang; Jakarta Utara sebanyak 9 orang; Jakarta Timur terhitung 5 orang; dan Jakarta Pusat ada 4 orang terinfeksi virus asal Wuhan, China tersebut.