Prabowo Subianto Saat Kampanye Pilpres 2014 Lalu, sumber: abc.net.au

Majalahayah.com, Jakarta – Bakal Calon Presiden, Prabowo Subianto berpendapat tentang pelemahan Rupiah yang terjadi belakangan ini. Hari ini nilai tukar rupiah berada di angka Rp 14.700.

“Mata uang kita tidak kuat karena ekonomi kita tidak kuat,” ujar Prabowo saat ditemui di Hotel Shahid Jaya di Jakarta Selatan, Sabtu (1/8/2018).

Selain itu Prabowo juga menilai pelemahan ini terjadi karena produksi dan kekayaan dalam negeri terus mengalir ke luar negeri. Menurutnya Prabowo, perlu adanya perubahan sistem ekonomi.

“Bahwa kita harus melakukan perubahan perbaikan sistem politik agar tidak terjadi kebocoran lagi,” tegasnya.

Prabowo berpendapat, faktor lain yang membuat ekonomi di dalam negeri lemah adalah utang luar negeri Indonesia. Menurut dia, setiap hari, utang Indonesia naik Rp 1 triliun.

Utang yang semakin naik itu, kata Prabowo, membuat ketimpangan antara orang kaya dan orang miskin di Indonesia. Jika keadaan ini terus-menerus tak diperbaiki, ia melanjutkan, Indonesia bisa menjadi negara miskin. “Pertumbuhan ekonomi tidak naik,” ujarnya.

Karena itu,¬†Prabowo¬†mengatakan, pemerintah harus kembali ke undang-undang yang mengatur kekayaan dalam negeri. “Kembali taat ke undang-undang,” ujarnya.