Majalahayah.com, Jakarta – Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono menyebut adanya skenario terburuk mengenai persebaran virus corona di Jakarta. Skenario yang tak diinginkan adalah orang yang terpapar virus corona di Jakarta bisa mencapai 8.000.

Skenario terburuk itu merupakan hasil simulasi dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) DKI Jakarta. “Dari hasil simulasi Forkompimda DKI karena daerah Jakarta paling banyak terpapar virus ini skenario terburuk adalah bisa mencapai 6.000 sampai 8.000 orang positif,” ujar dia.

Hal itu ia ungkapkan saat menjelaskan alasan pendirian rumah sakit darurat virus corona di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Eko mengatakan rumah sakit itu disiapkan untuk menampung pasien jika penyebaran virus corona ini terus bertambah hingga mencapai ribuan pasien.

“Perlu kami sampaikan latar belakang didirikannya rumah sakit ini adalah pemerintah sudah mengantisipasi apabila penyebaran virus Covid-19 ini tidak bisa kita bendung, maka pasti akan banyak terpapar oleh virus ini sementara apabila kita mengandalkan rumah sakit-rumah sakit yang ada jelas tidak mungkin,” kata Eko, Kamis (26/4/2020).

Karena itu, kata Eko, pemerintah bertindak cepat dengan mengubah Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi rumah sakit darurat virus corona. Semua elemen dilibatkan dalam pendirian rumah sakit itu.

“Rumah sakit ini terdiri dari beberapa gabungan instansi Kemenkes, Kementerian PUPR, Kementerian BUMN, TNI, Polri, dan relawan,” ujar dia.