Yerusalem (Dok : Google)

Majalahayah.com, Palestina –Dalam pembaruannya, Google menghapus Palestina dari Google Maps. Banyak Muslim turun ke Media Sosial untuk memprotes langkah ini.

Beberapa orang juga mengklaim bahwa tidak hanya Google, Apple juga menghapus Palestina dari peta ini.

Pengguna hanya dapat melihat Israel di dalamnya dan Yerusalem, yang diklaim Israel sebagai milik mereka setelah memaksa para jamaah keluar dari Masjid Al-Aqsha.

Google belum memberi penjelas terkait hal ini. Kendati begitu, ini bukan pertama kalinya ketika Google menghapus Palestina dari peta. Perusahaan raksasa internet itu pernah melakukannya pada tahun 2016 dan 2018.

Namun pada tahun 2020, gerakan ini terlihat lebih solid. Karena ini hadir dalam pembaruan terbaru Google Maps.

Sementara itu, banyak pengguna twitter telah mendorong Google untuk mengembalikan peta Palestina ke Google. Dan semakin banyak Muslim bergabung dengan protes media sosial.

Palestina sangat penting di dunia Muslim. Para pemimpin Muslim di seluruh dunia telah bekerja untuk membebaskan Palestina dan memberi mereka hak mereka yang telah dicabut haknya.