Majalahayah.com, Jakarta – Setelah beberapa pekan sejak penayangan Black Panther, Kini juga film yang bisa menjuarai deretan box office Amerika Utara. Ia adalah film rilisan Legendary Entertainment, Pacific Rim Uprising. Dengan demikian film aksi-fantasi ini sukses menyingkirkan film film sebelumnya sepertu film superhero Marvel dan Disney, Black Panther, dari dominasinya.

Pacific Rim Uprising, film rilisan Universal Pictures dan Legendary Entertainment, dibuka dengan $28 juta dari penayangan di sekitar 3.708 bioskop. Meski begitu, pendapatan debut Uprising ini berada jauh di bawah pendahulunya, Pacific Rim, yang debut dengan $37.3 juta di tahun 2013.
Pacific Rim sendiri memang jauh lebih terkenal di pasar internasional ketimbang lokal/domestik. Dan sepertinya Uprising juga akan mengulangi “prestasi” yang sama. Pendapatan internasional Uprising di akhir pekan lalu adalah sekitar $122.5 juta, dengan $65 juta di antaranya berasal dari bioskop-bioskop di Tiongkok.
Disutradarai oleh Steven S. DeKnight, yang mengambil alih bangku penyutradaraan dari Guillermo del Toro (kini menjabat sebagai produser saja), Uprising dibintangi oleh John Boyega, Scott Eastwood dan Rinko Kikuchi. Film mendapat ulasan kurang positif dari kritikus meskipun mendapat B CinemaScore.
Kesuksesan internasional Uprising ini memang sudah diduga oleh analis box office, karena sukses pendahulunya pun berbasis pasar internasonal, terutama Tiongkok. Jika saja film tidak sukses secara internasional (4.5 kali lipat dibandingkan pendapatan domestik), maka tidak ada jaminan Pacific Rim akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan sebuah sekuel.
Sementara itu, meski kini terdorong ke posisi 2, Black Panther tetap solid dalam merangkum dollar. Ia menambahkan $16.7 juta di Amerika Utara di pundi-pundinya dan $12.9 juta secara global. Total pendapatan film sejauh ini adalah sebesar $1.24miliar. Tidak heran jika film superhero Black Panther kini menjadi film superhero terlaris sepanjang masa di Amerika Utara.