Wakil ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) (Foto: KPAI)

Majalahayah.com, Jakarta – Di awal tahun 2018 ini, kita mendapatkan berita mengejutkan dari Malang Jawa Timur. Seorang Ibu diduga telah menyekap anaknya selama satu tahun, Ibu tersebut diduga mengalami gangguang jiwa. Sementara di Samarinda dikabarkan seorang anak berusia 11 tahun tewas diduga akibat disiksa ayah tirinya, kaki dan mulut korban diduga diikat dan dipukuli. 

Dua kejadian tersebut menyesakkan dada kita semua, sekaligus duka yang mendalam untuk kedua ananda. Bagaimana tidak, orang tua adalah pengasuh utama dan penanggung jawab utama perlindungan anak. Hingga kini, keberadaan dan kesejahteraan anak masih tergantung pada perilaku dan stimulus orang tua. 

Pada kasus anak di Malang, perlu didalami kondisi ibu dan motifnya, sehingga diduga menyekap anaknya selama setahun. Begitu pula bagaimana kondisi ayah tiri dan motifnya, yang diduga tega melakukan kekerasan hingga ananda meregang nyawa. 

Dari dua kasus tersebut, dapat kita ambil pelajaran bahwa lingkungan keluarga baik keluarga inti maupun keluarga besar perlu memiliki kepedulian untuk melihat dan jika diperlukan menolong orang tua yang rentan kondisinya, sehingga berpotensi melakukan kekerasan. 

Kesehatan mental orang tua sangat penting untuk memberikan kesejahteraan pada anak, begitu pula seorang bapak tiri, statusnya yang merupakan bapak tiri tidak menghilangkan kewajibannya melindungi anak. Bagaimanapun ia memiliki tanggung jawab dan konsekuensi, setelah menikah dengan ibu si anak.

Selain keluarga inti dan keluarga besar, lingkungan masyarakat dan tetangga memiliki peran yang penting untuk menjadi pengontrol sekaligus membantu keluarga-keluarga yang rentan melakukan kekerasan pada anak. Hal ini mengingat bahwa, tidak semua orang tua tinggal dekat dengan keluarga inti maupun keluarga besar.

Mengasuh anak memerlukan tidak hanya orang tuanya, tetapi juga masyarakat di sekitarnya. Kepedulian masyarakat akan mengurangi kekerasan terhadap anak.

KPAI mendorong semua pihak dapat menciptakan kesehatan mental para orang tua, agar mereka cakap mengasuh. KPAI juga mendorong Negara untuk terus hadir dalam meningkatkan kecakapan mengasuh para orang tua, sehingga anak akan memjadi lebih sejahtera.

 

Berita ini ditulis oleh Rita Pranawati, MA, Wakil Ketua KPAI, Komisioner Bidang Pengasuhan