Orang Dewasa Vs Anak-Anak, Mana yang Lebih Sabar Menunggu?

Orang Dewasa Vs Anak-Anak, Mana yang Lebih Sabar Menunggu?

116
0
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Menunggu memang identik sebagai hal yang membosankan dan sulit untuk di lakukan. Tak hanya bagi anak-anak, orang dewasa pun sering kali tidak sabar dalam prihal menunggu. Disampaikan oleh Dorothy Law Nolte dalam buku “Anak-Anak Belajar dari Kehidupanya” bahwa terdapat perbedaan mengunggu dengan sabar ala orang dewasa dan anak-anak.

“Kita sebagai orang dewasa sudah bisa mengembangkan kesabaran atau paling tidak menyembunyikan ketidaksabaran, karena kita tahu hal sebaliknya tidak dapat diterima,” tulis Nolte.

Lain halnya dengan anak-anak, Nolte jelaskan menunggu adalah hal yang teramat sulit bagi mereka. Pasalnya, anak-anak belum peduli dengan pikiran orang lain sehingga si kecil lebih mudah mengekspresikan ketidaksabarannnya secara terbuka.

“Pemahaman anak masih terbatas soal waktu membuat mereka sulit mengukur berapa lama mereka harus menggu sesuatu,” imbuhnya.

Para orangtua mungkin sudah tidak heran perkataan si kecil yang menggambarkan ketidaksabaraanya seperti, “Masih berapa lama lagi?”, “Bisakah kita berangkat sekarang?”, “Sudah sampai atau belum?”, “Jam berapa sampainya?”.

Pertanyaan-pertanyaan yang berulang terkadang membuat gemas para orangtua, Nolte jelaskan bahwa pertanyaan si kecil bukan hanya menggambarkan sulitnya bagi mereka untuk menunggu. Namun, ditambah lagi anak belum mengerti kerangka waktu secara umum.

“Kehidupan sehari-hari memberikan kesempatan berlimpah untuk mengajarkan kepada anak-anak kita tentang bagaimana menunggu dengan sabar. Contoh, saat anak lapar, berikan pengertian bahwa makanannya harus di masak terlebih dahulu agar bisa dimakan,” tandas Nolte.

LEAVE A REPLY