Majalahayah.com, Jakarta – Nissan Indonesia disebut resmi berhenti memproduksi kendaraan di Indonesia. Hal itu untuk optimalisasi produksi secara global akibat penurunan penjualan, seperti dilansir dari Reuters.

Head of Communication PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Hana Maharani mengaku ada beberapa hal yang melatar belakangi keputusan Nissan itu.

“Nissan telah memutuskan untuk menghentikan produksi kendaraan di pabrik Indonesia. Ini adalah bagian dari rencana optimisasi yang mencakup rightsizing, optimasi produksi dan reorganisasi operasi bisnis,” jelasnya kepada Liputan6.com, Jumat (20/3/2020).

Hanya Berhenti Produksi

Meski begitu, Nissan Indonesia hanya berhenti memroduksi. Hana menegaskan, produk-produk terbaru Nissan akan terus dihadirkan. Begitu pula dengan layanan aftersales yang akan terus ada.

“Jadi supaya pembaca tidak salah paham, Nissan tetap ada di sini, menyediakan produk-produknya termasuk nantinya model-model baru, layanan sales dan aftersales,” ujarnya.

Terkait penjualan global selama Januari 2020, Nissan mengalami penurunan hingga 13,3 persen di angka 383.336 unit. Sedangkan pada kurun waktu yang sama tahun lalu, pabrikan menjual 424.684 unit.

Tak hanya itu, produksi kendaraan juga mengalami penyusutan. Bila Januari 2019 Nissan mampu melakukan produksi 446.546 unit, namun awal tahun ini menjadi 362.891 unit.