Najelaa Shihab : Hadiah Tidak Membangun Kemandirian Buah Hati

Najelaa Shihab : Hadiah Tidak Membangun Kemandirian Buah Hati

169
SHARE
Foto : Najelaa Shihab. Sumber majalahayah.com/DN

Majalahayah.com – Kemandirian buah hati tidak akan terbangun jika orang tua membangunnya dengan hadiah atau sogokan. Hal ini disampaikan oleh Najelaa Shihab sang pegiat pendidikan dalam buku keluarga kita. Ia menegaskan dalam memberikan pendidikan terhadap anak, orang tua harus mengetahui perbedaan memberikan dukungan dengan pemberian hadiah atau sogokan.

“Disiplin positif wajib diterapkan dengan cara memberikan dukungan, jika orang dewasa yang biasa memberikan hadiah dan sogokan hal ini bisa mematikan motivasi diri dalam sang buah hati, meskipun banyak yang menyampaikan memberikan hadiah pada anak karena anak membutuhkan pengalaman belajar yang konkret, perlu dipahami bahwa dukungan sudah cukup untuk anak karena dukungan secara emosi dan emosi itu adalah hal yang konkret dirasakan,” ucapnya dalam buku keluarga kita.

Baca juga :   Agum Gumelar Sebut Teknologi Bisa Seret Anak Muda Menuju Tindakan Negatif

Menyampaikan bahwa memberikan anak hadiah tentu bukanlah hal yang haram, namun orang tua harus memastikan agar anak tak ketergantungan. “Hadiah boleh saja diberikan, tapi bukan merupakan syarat atas perilaku dan tidak menjadi alat manipulasi,” tambahnya.

Pemberian hadiah jangan dibiasakan menjadi jalan satu-satunya cara orang tua/dewaaa mengekpresikan tanda sayang ke anak. Hal ini dituturkan Najelaa, anak tak semata-mata membutuhkan hadiah, yang terpenting ialah kehadiran orang tua dan bermain bersamanya.

Baca juga :   Tingginya Angka Paparan Pornografi, KPPPA Bentuk Pelatihan Taman Anak

“Pemberian dukungan terhadap anak harus spontan, serta mengekpresikan perasaan orang tua didepan anak, harus ada kenikmatan dalam diri orang tua dengan diri anak, dukungan juga harus spesifik, fokus terhadap perilaku dan usaha anak, disesuaikan dengan tingkat antusiasme anak, diberikan diberbagai situasi, termasuk kesulitan,” paparnya.