Majalahayah.com, Jakarta – Tindakan kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri kini sering mencuat di media sosial. Menilai bahwa sang ibu tak mempunyai hati terhadap buah hati, hal tersebut tak dibenarkan oleh Dr. Emi Nurjasmi, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), menurutnya tingkat depresi atau stress seorang ibu merupakan faktor utama tindakan kekerasan terhadap anak.

Menyampaikan tingkat depresi kepada ibu hamil sangat tidak terkontrol. Dr. Emi tuturkan bagi ibu hamil jangan hanya memikirkan kesehatan fisik, namun kesiapan mental yang tangguh wajib disiapkan.

“Membangun kesehatan mental yang baik agar ibu hamil tidak stress, peran suami sangatlah penting untuk melakukan pendampingan dan mendukung istri untuk memberikan asi ekslusif kepada anak,” ujarnya saat ditemui di Hotel Doubel Tree, Menteng, Jakarta Pusat (25/09/2018).

Menegaskan bahwa pemberian edukasi membangun kesejahteraan keluarga melalui pil KB tak hanya untuk seorang ibu, sambung Dr. Emi, pasangan atau seorang ayah wajib turut serta mengetahui pentingnya kontrasepsi untuk mengatur jumlah anak.

“Kenyataan di lapangan, bidan-bidan sudah mengaragkan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada pasangan atau para suami, jadi sebelum hamil, suami harus mengetahui edukasi untuk membina istri, karena peran paling penting dan berpengaruh bagi ibu adalah buah hati dan pasangan hidupnya,” tukasnya.