Majalah Ayah Bukan Hanya Dominasi Laki-laki

Majalah Ayah Bukan Hanya Dominasi Laki-laki

774
SHARE
Graphic Gender. Foto: www.graphicpolicy.com

Sebulan sudah majalahayah.com hadir dan berupaya terus menerus untuk mengisi, menyesuaikan, dan menyempurnakan konten-konten berita dan informasi yang insya Allah sesuai dengan ekspektasi daripada segmen yang kami tuju. Inilah bentuk komitmen majalahayah.com kepada anda para pemimpin keluarga, untuk hadir sesuai dengan tagline  yang kami usung, ‘Inspirasi Pemimpin Keluarga’.

Memang betul bahwa judul Majalah Ayah secara langsung identik dengan para laki-laki pemimpin keluarga, akan tetapi bahwa seorang ibu rumah tangga sekalipun pastilah akan memerankan peran tersebut, terlebih bagi para single parent.

Ayah ataupun bapak, adalah kata peran/jabatan seseorang dalam rumah tangga. Namun peran atau jabatan tersebut tidak jarang di isi oleh seorang Ibu, atas satu dan lain penyebab. Sebagaimana identiknya peran/jabatan seperti antara lain Presiden, Gubernur, Walikota, dan seterusnya, seringkali memang jabatan tersebut dipegang oleh seorang wanita.

Megawati, Risma dan wanita-wanita kuat lainnya memerankan peran sebagai pemimpin. Maka, kami pun berkomitmen untuk mengusung konten informasi yang insya Allah memberikan manfaat bagi anda para wanita yang juga berperan sebagai pemimpin keluarga. Apalagi peran istri, pendamping dari seorang pemimpin keluarga, tentunya kebutuhan akan berbagai referensi keilmuanpun sangat dibutuhkan sebagai pertimbangan pemimpin (suami) anda saat hendak mengambil keputusan.

Baca juga :   Usia Ayah Pengaruhi Bayi, Ini Faktanya

Majalahayah.com hadir untuk kepentingan kita semua, masyarakat bangsa Indonesia. Tujuan membangun bangsa, masyarakat dan keluarga yang kuat adalah kebutuhan kita bersama. Oleh karenanya, kamipun mengajak anda semua untuk turut berperan serta, bersama-sama memberikan kontribusi agar dapat kita wujudkan apa yang menjadi kebutuhan bersama tersebut. Salah satunya adalah anda bisa berkontribusi dalam bentuk tulisan ataupun opini pada kolom-kolom yang telah tersedia. Tentunya dengan tetap berpegang kepada etika jurnalisme, serta tidak lepas dari visi dan misi majalahayah.com.

Ada satu riwayat yang menarik pada percakapan antara Abu Ubaidah R.A dan Amirul Mukminin, Umar Bin Khatab R.A. Saat itu terjadi wabah penyakit Tha’un di Amawas (sebuah kota disekitar Palestina) yang menjangkiti pasukan mukmin (yang dipimpin oleh Abu Ubaidah R.A). Amirul Mukminin beserta rombongan yang sedang dalam perjalanan menuju kota itu pada akhirnya memutuskan untuk tidak memasuki kota tersebut. Sehingga Abu Ubaidah berkata, “Apakah engkau melarikan diri dari takdir Allah?” Umar menjawab,”Ya betul, kami lari dari takdir Allah menuju takdir Allah lainnya. Bagaimana pendapatmu jika engkau memiliki unta yang turun di suatu lembah yang memiliki dua sisi? Yang satu hijau dan satunya kering? Bukankah saat engkau mengembalakannya di tempat yang hijau berarti engkau mengembalakannya dengan takdir Allah, dan jika engkau mengembalakannya di tempat yang kering berarti engkau juga mengembalakannya dengan takdir Allah?”.

Baca juga :   BNPB Anugerahkan Penghargaan Dharma Widya Argya Kepada Gubenur Jawa Timur

Mengambil hikmah atas percakapan di atas, marilah kita lari menuju takdir untuk menjadikan keluarga, masyarakat dan bangsa menjadi kuat. Jadikan ini sebagai pilihan, tentunya setiap pilihan menuntut ‘konsekuensi’, oleh karenanya persiapkanlah diri kita untuk menapaki tuntutan dari sang ‘konsekuensi’.

Alhamdulillah setelah berjalan selama hampir satu bulan, perkembangan majalahayah.com telah memberikan indikasi yang sangat positif dari anda para pembaca yang budiman. Untuk itu, kami ucapkan terimakasih yang dalam dan tulus kepada anda, serta berharap kepada Allah SWT agar media ini dapat bermanfaat.  

Teguh S Sungkono

Pemimpin Redaksi Majalahayah.com