Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) menggelar acara rutinitas tahunan. INDHEX Indonesia Internasional Halal EXPO 2017 dengan tema "Halal Cooking Competition, Kreasi Kue / Masakan dari Ubi” dan Seminar “Halal For Indonesia Moslem-Friendly Tourism". (Foto: MA/Dini)

Majalahayah.com, Jakarta – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) menggelar acara rutinitas tahunan. INDHEX Indonesia Internasional Halal EXPO 2017 dengan tema “Halal Cooking Competition, Kreasi Kue / Masakan dari Ubi” dan Seminar “Halal For Indonesia Moslem-Friendly Tourism” di Semsco Exhibition Hall, Jakarta.

Melihat pentingnya ke halalan dalam kehidupan masyarakat terutama dalam konteks makanan sudah bukan menjadi hal yang asing bagi umat Islam di Indonesia. Namun, tidak hanya bahan baku yang perlu diperhatikan, akan tetapi perlu diperhatikan pula proses pembuatan serta alat yang di pergunakan.

Dalam seminar yang disampaikan Mulyorini Rahayuningsih, Staf Departemen TIN Fateta IPB, sekaligus Kepala Bidang Auditing LPPOM-MUI mengatakan bahwa “ Waktu itu sempat ada penelitian di salah satu tempat, dan itu kuas pengoles kue menggunakan bulu, setelah di bawa ke Laboratorium ternyata itu dari bulu hewan Babi,” (17/11).

Beliau memberikan solusi untuk para chef di rumah, agar meneliti alat-alat yang dipergunakan seperti halnya kasus kuas dari bulu Babi. “ Cara mudah untuk mengetahuinya bakar ujung bulu, jika berbau seperti rambut terbakar sudah dipastikan itu dari bulu hewan, tidak bisa dipastikan itu hewan apa yang jelas patut kita hindari,”.

Alat memasak menjadi salah satu jaminan makanan tersebut dapat dipastikan halal atau tidak, seperti kekhawatiran salah satu peserta seminar dengan pengolahan daging giling dipasar, besar kemungkinan masih adanya penjual yang menggiling daging haram dan daging hahal secara bersamaan.

“Setiap alat masak pastikan harus bersih dicuci terlebih dahulu sebelum dipergunakan, seperti alat penggiling bakso tidak diperbolehkan bergantian dengan bahan haram,” tambahnya.

Salah satu surat menjelaskan bahwa “Hai sekalian umat manusia makanlah dari apa yang ada di bumi ini secara halal dan baik. Dan janganlah kalian ikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia adalah musuh yang nyata bagi kalian,” (QS.Al-Baqarah : 168).