Home Parenting KPPPA : Iklan Rokok di Internet Tak Layak Anak

KPPPA : Iklan Rokok di Internet Tak Layak Anak

109
KPAI (Foto: Rizky Kusumo)

Majalahayah.com, Jakarta – Maraknya iklan rokok di internet, membuat Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Lenny N. Rosalin menilai bahwa internet di Indonesia belum layak anak.

“Sebagai contoh, salah satu indikator Kabupaten/Kota Layak Anak adalah tidak ada iklan, promosi, dan sponsor rokok. Bila masih ada iklan rokok, berarti internet di Indonesia belum layak anak,” kata Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny N. Rosalin dikutip dari Antara.

Upaya proses mewujudkan internet yang layak anak, Lenny layakan salah satunya dengan memberikan edukasi kepada pihak-pihak yang terlibat di internet tentang pelindungan anak.

Mengetahui banyak media pemberitaan yang memasang iklan rokok, sambung Lenny, Dewan Pers telah menerbitkan peraturan tentang Pedoman Pemberitaan Ramah Anak.

“Media yang masih mengiklankan produk rokok, belum bisa dikatakan sebagai media yang ramah anak. Di sisi lain, juga penting penguatan anak sebagai pengguna media diedukasi tentang akses informasi yang layak dikonsumsi,” kata dia.

Mengetahui sosial media sangat melekat dengan anak, hal ini yang membuat KPPPA secara prinsip amat mendukung pemblokiran iklan rokok di internet.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyatakan keseriusan pemerintah untuk memblokir iklan rokok di kanal-kanal media sosial guna mencegah peningkatan jumlah perokok pemula yang menyasar anak-anak.

“Sudah ditutup, tapi harus kerja sama dengan Kemenkes, 114 yang ditutup, nanti kita akan lanjutkan,” kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Menurut dia, saat ini belum ada regulasi mengenai pembatasan iklan rokok di media sosial.

Tim dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang membahas terkait dengan regulasi tersebut.