KPAI Himbau Stop Ancam Korban dan Pelaku Kekerasan di Pontianak

KPAI Himbau Stop Ancam Korban dan Pelaku Kekerasan di Pontianak

12
0
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Kasus penganiayaan anak di Pontianak telah menyita perhatian masyarakat luas bahkan dunia. Beragam narasi-narasi juga beredar di medsos secara cepat bahkan membangkitkan emosi masyarakat.

Menyikapi kasus tersebut, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto telah menjenguk korban upaya memastikan proses penyembuhan yang bersangkutan.

Saat berkunjung, Susanto katakan bahwa korban masih dalam perawatan intensif oleh tenaga kesehatan. “Kami meminta semua pihak memberikan dukungan moral dan mendoakan korban agar segera pulih dan segera dapat kembali bersekolah dengan nyaman,” ujar Susanto saat Konferensi Pers di Kantor KPAI Jakarta Pusat (15/4/2019).

Susanto tegaskan kepada masyarakat agar tidak terlalu cepat membangun narasi-narasi dan menyampaikan informasi yang tidak tepat. Sebab, sambung Susanto, hak ini berpotensi menggangu proses penangan dan proses hukum kasus tersebut.

“Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan dan KPAI terus melakukan pengawasan terhadap proses hukum agar sesuai ketentuan Undang-Undang No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,” tuturnya.

Ia mengimbau agar para netizen dan masyarakat arif agar bijak menyikapi kasus tersebut, dan menghentikan segala bentuk hujatan bahkan ancaman, baik kepada korban, saksi maupun pelaku.  Terlebih salah satu anak yang tidak ada dilokasi kejadian, juga mendapatkan ribuan wa bermuatan ancaman dari pihak yang tidak dikenal.

“Stop tindakan yang tidak terpuji ini dan kita berikan dukungan moral agar yang bersangkutan segera bisa nyaman bersekolah,” ucapnya.

“Agar pihak sekolah melakukan langkah-langkah proteksi, pencegahan dna antisipasi, sehingga jika suatu saat korban dan saksi bergabung ke sekolah kembali, mereka tidak menjadi korban bully atau segala bentuk tindakan yang tidak wajar dan mengganggu kenyamanan dalam proses belajarnya,” tandasnya.

LEAVE A REPLY