Kominfo Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Video Terorisme di Selandia Baru

Kominfo Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Video Terorisme di Selandia Baru

59
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Penembakan sadis yang terjadi terhadap jemaah Masjid Al Noor dan Masjid Linwood Islamic Center di Kota Chistchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) siang memakan korban lebih dari 40 orang.

Video penembakan yang dilakukan teroris ini pun tersebar luas di media sosial. Bahkan, di Twitter tagar atau tanda pagar # Christchurch masuk dalam daftar trending topic.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga turut memberikan imbauan kepada pengguna media sosial untuk tidak ikut menyebarkan video kekerasan ini.

Baca juga :   Ketua Fraksi PKS: Panglima TNI Dilarang Masuk AS Bisa Jadi Insiden Diplomatik Serius

“Imbauan kepada masyarakat Indonesia untuk tidak menyebarkan video (penembakan) tersebut,” kata Pelaksana Tugas Kepala Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus dalam keterangat tertulis yang diterima Majalah Ayah, Jumat (15/3/2019) sore.

Sementara itu, Ferdinandus menyampaikan, Kominfo akan melakukan koordinasi dengan penyedia media sosial untuk menurunkan video yang tersebar di masyarakat ini.

Seperti diketahui, pelaku melakukan pembantaian kepada para jemaah yang sedang melaksanakan shalat di dua masjid tersebut. Dalam video, tampak pelaku menyematkan kamera untuk merekam aksinya.

Baca juga :   Peneliti INDEF Sebut Pembatalan Kenaikan BBM Akan Tekan Pertamina

Selain itu, terdengar teriakan-teriakan dari para jemaah saat pelaku berjalan memasuki masjid dengan membawa senjata api. Video juga menunjukkan para korban tergeletak tak berdaya di lantai masjid.