Home Nasional Ketum Pemuda Muhammadiyah Minta Polisi Dorong Jokowi Bentuk TGPF Kasus Novel

Ketum Pemuda Muhammadiyah Minta Polisi Dorong Jokowi Bentuk TGPF Kasus Novel

128
Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Foto: yt/majalahayah.com

Majalahayah.com, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan telah meminta Kepolisian untuk membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK, Novel Baswedan.

Ia menuturkan hal itu disampaikannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat diperiksa sebagai saksi kasus Novel.

“Yang paling penting dan bisa membantu Polisi menuntaskan akselerasi kasus ini adalah dengan membentuk tim gabungan pencari fakta,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2018) malam.

Ia juga mengaku telah mengusulkan Polisi untuk mendorong pembentukan TGPF kepada Presiden Jokowi. “Kasus ini bisa dipercepat kalau Pak Presiden membentuk tim gabungan pencari fakta dan itu akan sangat membantu Polisi,” tegasnya.

Meski mempunyai kapasitas untuk menuntaskan kasus ini secara teknis, Dahnil menilai Polisi memiliki keterbatasan. “Bisa jadi Polisi punya keterbatasan apabila berhadapan dengan hal-hal yang nonteknis. Bisa politik, bisa hal-hal yang lain,” sebutnya.