Ketua PBNU Akui Prabowo Konsultasi Soal Cawapres

Ketua PBNU Akui Prabowo Konsultasi Soal Cawapres

128
0
SHARE
doc PBNU

Majalahayah.com, Jakarta – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto berkunjung ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam rangka menjalin silaturahim.

“Prabowo sudah lama belum silaturahim ke PBNU,” ujar Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (16/07/2018).

Silaturahim ini, kata Said, bukan untuk politik praktis. Tetapi guna menjalin silatul afkar, tukar pemikiran.

“Syukur-syukur bisa menjadi silatul amal,” ucapnya.

Ia juga membenarkan bahwa Prabowo akan melakukan konsultasi dengan pihaknya mengenai cawapres. Namun, Said mengaku bahwa dirinya belum mengetahui nama-nama yang sudah dikantongi oleh Prabowo.

“Nanti kalau beliau memutuskan siapa cawapresnya akan meminta masukan dari saya,” kata Said.

Selain memperkuat pandangan dan menyamakan persepsi, Said Aqil juga berpesan kepada Prabowo untuk tidak menggunakan agama sebagai alat politik. Secara tegas, ia menyatakan penggunaan agama sebagai alat politik untuk meraih kekuasan merupakan hal yang bodoh.

“Apapun alasannya, agama tidak boleh menjadi alat politik, betapa naif, betapa konyol apa ya nilai-nilai universal,” kata Said.

Dalam pertemuan itu, Said juga menegaskan sikap PBNU yang selalu berada di jalur konstitusi yang sah. Pasalnya, NU punya pengalaman pahit ketika Abdurahman Wahid (Gus Dur) dijatuhkan dari presiden tanpa kesalahan yang jelas.

“Sangat pahit. Punya presiden diturunkan ditengah jalan dengan kesalahan yang tidak berdasar,” katanya.

Pada pertemuan tersebut, hadir jajaran pengurus tanfidziyah PBNU. Di antaranya Wakil Ketua Umum H Mashum Mahfoedz, Ketua PBNU H Marsudi Syuhud, H Robikin Emhas, H Eman Suryaman, Sekretaris Jenderal Helmy Faisal Zaini, dan lain-lain.

LEAVE A REPLY