Ketika Ta’aruf dan Lamaran Tak Berlanjut

Ketika Ta’aruf dan Lamaran Tak Berlanjut

24
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Berbicara keikhlasan hati memanglah tidak mudah. Seperti halnya seorang laki-laki atau perempuan yang ditolak kekasihnya ketika hendak melamar. Disampaikan oleh Ustadz Syahroni Mardanai, Lc bahwa perjodohan adalah takdir.

“Lamaran di tolak atau di terima itu adalah takdir Allah SWT, takdir itu ada dua, takdir baik dan buruk. Namun keduanya itu baik dimata Allah untuk umatnya,” ujar Ustadz Syahroni saat ditemui di AQL Center, Tebet, Jakarta (14/10/2018).

Baca juga :   Jurnalis Wanita Kanada Ungkap Kebohongan Media Barat Soal Konflik Suriah

Meyakinkan bahwa Allah SWT akan mempertemukan jodoh umatnya diwaktu yang ia tentukan, lanjut Ustadz Syahroni bukan waktu yang kita minta.

“Insyaallah jika yang baik akan bertemu yg baik. Jangan karena apa yang kita inginkan belum dikabulkan kita berhenti berdoa,” tambahnya.

Ustadz Syahroni menganalogikan seperti halnya sepasang burung yang selalu serupa. “Jadi kalo merpati ya sama merpati, ga mungkin merpati dengan burung gereja, begitupula dengan jodoh,” ungkapnya.

Baca juga :   Tuhanmu Tak Meninggalkanmu

Jika tahun ini tidak diberikan jodoh, besar kemungkinan tahun depan, sambung Ustadz memang sebaiknya perkara yang baik akan disegerakan tetapi jangan sampai terburu-buru.

“Jika sudah dilamar namun di tolak, kita harus ingat bahwa sekuat apapun sebuah tekad, tak dapat menembus batasan takdir” imbuhnya.

“Manusia yang berencana, allah yang menentukan” tukasnya.